BREAK

Opini

Review

Fiksi

[Review] Film “Be With You”, Kisah Romantis Keluarga Kecil yang Mengharukan

poster film be with you
petelagi.com  
Be With You diadaptasi dari novel best seller Jepang dan merupakan remake film dari judul yang sama di tahun 2004 lalu. Mengisahkan tentang keluarga kecil dimana suatu hari sang ibu meninggal di usia muda, meninggalkan suami dan anaknya yang masih kecil. Tapi kejadian yang aneh terjadi. Sang ibu tiba-tiba ditemukan hidup kembali namun dalam keadaan hilang ingatan.

Film-film korea selalu punya bahan cerita menarik untuk memainkan emosi penonton, terutama dalam kisah-kisah yang mengharukan. Namun beberapa yang saya tonton selalu punya formula yang sama. Misalnya tokoh utama digambarkan punya suatu penyakit kronis, atau salah satu tokohnya meninggal, atau berkutat pada tokoh anak kecil yang ditinggal oleh orang tuanya. Mungkin formula ini memang ampuh untuk mengaduk-aduk emosi penonton sampai bercucuran air mata. 

Be With You atau judul lainnya I Will Meet You masih terbilang punya formula yang sama seperti movie korea lainnya misalnya film Wedding Dress, Miracle in Cell no 7, atau My Last Love dimana peran yang ditonjolkan menitikberatkan hubungan emosional antara anak dan orang tua. Saya rasa ini akan membuat penonton merasa related dengan alur cerita sehingga unsur kesedihannya bisa lebih tersampaikan.

Sinopsis dan Plot Cerita Be With You

Seorang anak bernama Ji Ho telah kehilangan ibu yang sangat ia cintai. Namun ia percaya suatu hari ibunya akan kembali hidup. Ia membaca sebuah buku cerita tentang keluarga pinguin. Katanya, ibu pinguin hilang dan kemudian kembali lagi menemui anak pinguinnya ketika musim hujan tiba. 

Ji Ho dengan kepolosannya percaya saja pada buku cerita tersebut. Ia percaya kalau ibunya juga akan kembali saat musim hujan nanti seperti ibu pinguin yang kembali bertemu anak pinguinnya itu. Ketika tayangan televisi menunjukan bahwa musim hujan akan segera tiba, Ji Ho sangat bersemangat. Karena itu artinya ia akan segera bertemu dengan ibunya. 

Ji-ho pergi ke sebuah stasiun kereta, berharap ibunya turun dari sana dan menemuinya. Namun sampai hujannya reda, ibunya tidak kunjung datang. Ayahnya, Woo-jin tahu kalau Ji-ho hanya terpengaruh oleh khayalan buku cerita yang ia baca. Akhirnya Woo-jin menyuruh Ji-ho untuk pulang. Tetapi di sebuah terowongan rel kereta, mereka bertemu dengan seorang wanita yang tidak sadarkan diri. Ketika didekati ternyata wanita itu adalah ibunya, Soo-ah.

Ji-ho merasa bahagia namun sang ayah justru ketakutan dan menganggap wanita itu sebagai hantu istrinya. Tetapi wanita itu anehnya tidak mengingat apa-apa. Bahkan ia tidak ingat kalau ia sudah menikah dan punya anak. 

(spoiler: ternyata istrinya itu datang dari masa lalu dan bertemu dengan Woo-jin dan anaknya di masa depan. Ia baru tahu kalau di masa depan ia telah menikah dengan Woo-jin dan memiliki seorang anak)

Kisah romantis remaja SMA

Jika kalian pernah menonton film populer dari thailand berjudul First Love (A Little Thing Called Love) yang dibintangi oleh Mario Maurer dan Baifern Pimchanok, pasti kalian merasa kisahnya punya jalan cerita yang mirip. Jadi dalam film ini ada kilas balik tentang kisah percintaan antara Soo-ah dan Woo-jin yang dimulai ketika SMA. Soo-ah adalah murid yang cerdas dan kutu buku sedangkan Woo-jin adalah seorang murid dan atlet renang.

Persamaannya dengan First Love adalah adanya kisah cinta monyet yang bersemi kembali. Soo-ah dan Woo-jin saling jatuh cinta diam-diam dan mereka sama-sama menutupi perasaan mereka sampai mereka lulus SMA. Sayangnya mereka harus berpisah karena tinggal di kota dan kampus yang berbeda. Mereka tak pernah bertemu lagi selama beberapa tahu. Walaupun tak berjumpa cukup lama tapi keduanya masih memendam perasaan yang sama. Bahkan Soo-ah selalu menyimpan pulpen kenang-kenangan dari Woo-jin sampai suatu hari mereka bertemu kembali.

Sama seperti tokoh Nam di First Love, selain punya benda kenang-kenangan dari orang yang dikagumi, Soo-ah juga diam-diam punya sebuah diary yang isinya menceritakan perasaannya pada Woo-jin sejak SMA. 

Kisah percintaan keduanya memang tidak berjalan mulus. Dimulai dari mereka yang sama-sama pemalu, Woo-jin yang sering melakukan hal-hal bodoh hingga membuat Soo-ah malu, sampai hubungannya yang renggang karena Woo-jin menyembunyikan penyakitnya sejak lama.
scene film be with you
scene Be With You (dok. pribadi)
Kilas balik yang maju-mundur

Alur cerita Be with you dibuat maju-mundur maju-mundur ~cantik. Diawal alurnya maju, mengisahkan kisah keluarga kecil Woo-jin, kemudian alur berubah mundur mengisahkan masa remaja Woo-jin dan Soo-ah. Tetapi baru sepotong ceritanya berjalan, alur tiba-tiba berubah maju, kembali mengisahkan keluarga Woo-jin lagi. Lalu berubah maju lagi, mundur lagi, maju lagi. Dan alur tersebut terjadi berulang-ulang. Kalau nontonnya kurang teliti dan tidak fokus maka alur maju-mundur ini akan sedikit membingungkan. 

Setting cerita
Setting cerita diambil dari tahun 2006. Terlihat latar cerita yang mirip seperti kawasan pedesaan yang masih asri, apalagi di beberapa set terlihat seperti daerah yang kumuh. Saya sempat merasa lokasi tempat syutingnya diambil di daerah indonesia walaupun kenyataannya bukan. Rumah keluarga Woo-jin terbilang sederhana dan Ji Ho yang setiap hari sarapan dengan telur goreng ditambah saus tomat. Jadi mengingatkan saya pada masa lalu yang kelam. kkkkeeee~.

Diperankan oleh artis-artis senior sepanjang masa

Dari jaman-jaman sekolah dulu, saya sudah sering melihat wajah aktris Son Ye-jin yang lalu-lalang memainkan beberapa film. Ia selau berakting dengan cantik walaupun saya sering kebolak balik antara So Ye-jin dan Han Ga-in. Karena wajahnya sama-sama mirip, sama-sama cantik, sama-sama lahir ditahun yang sama dan sama-sama mendapat predikat perawan tua. Hehehe~ Bayangkan saja umur mereka 36 tahun tapi belum juga berniat untuk menikah apalagi punya pasangan. Luar biasa bukan?

Ada pula aktor utama, So Ji-sub yang saya tahu dulu dia pernah main film dengan genre roman Always dan A Company Man. sempat merasa risih dengan gaya rambut poni So Ji-sub, terlihat memaksakan pakai poni. Dia sebenarnya lebih keren dengan gaya rambutnya di Always. terlihat lebih bad man. Tidak lupa sang aktor cilik, Kim Ji-hwan yang memerankan tokoh Ji-ho dengan sangat baik. Ji-hwan berakting dengan terlihat alami seperti layaknya anak kecil yang manja.

Uniknya, So-Ji sub dan Son Ye-jin ini pernah main di film yang sama 17 tahun yang lalu, tepatnya di tahun 2001 berjudul Delicious Proposal. Hanya saja mereka bukan berperan sebagai suami-istri, tapi sebagai kakak-beradik. Menurut saya ini lucu. Bahkan ketika saya melihat wajah mereka berdua di film jadul tersebut, saya merasa tidak menemukan banyak perbedaan. Mereka terlihat sama dan awet muda.

Dalam Be With You keduanya juga berakting dengan baik. seperti tokoh Woo-Jin dan Soo-ah digambarkan sebagai sosok pasangan yang setia. Tidak pernah berpaling satu sama lain walaupun bertahun-tahun tidak bertemu. Bertahun-tahun memendam perasaan yang sama tanpa tergoda menjalin hubungan dengan wanita atau pria lain. Kisah kesetiaan yang patut dicontoh oleh penonton. 

Bagi penyuka film roman yang menyentuh dan mengharu biru sampai harus menyediakan banyak tisu, film ini bisa jadi pilihan tepat untuk ditonton. Apalagi Be With You telah menjadi salah satu film roman terlaris di Korea Selatan sepanjang tahun 2018 ini, mengalahkan film dengan genre yang sama seperti Architecture 101 dan The Beauty Inside

+++

Genre: Roman, Fantasi; Sutradara: Lee Jang-hoon; Produser: - ;Penulis: Kang Soo-jine, Lee Jang-hoon; Musik: Bang Jun-seok; Sinematografi: Cho Sang-yun; Penyunting: Nam Na-yeong; Produksi: Movie Rock; Rilis: 14 Maret 2018 (korea) & 23 Maret (Amerika); Durasi: 132 menit; Bahasa: Korea; Negara: Korea Selatan; Anggaran: -

Pemeran: So Ji-sub (Woo-jin), Lee You-Jin (Woo-jin remaja), Son Ye-jin (Soo-ah), Kim Hyun-soo (Soo-ah remaja), Kim Ji-hwan (Ji-ho kecil), Park Seo-joon (Ji-ho remaja)

Pilkada Lewat DPRD dan Sumbangan Rakyat ala Jokowi


Merebaknya wacana tentang kembalinya pilkada lewat DPRD tentu mengingatkan kita pada masa orde baru di era Soeharto. Setiap kepala daerah ditunjuk langsung oleh petinggi-petinggi partai dan dilakukan secara tertutup tanpa ada campur tangan masyarakat. Sistem ini tentu punya untung-rugi baik bagi partai politik maupun masyarakat yang tidak dilibatkan.

Pilkada serentak yang sedang diterapkan KPU sekarang ini punya alasan logis. Salah satunya strategi dalam memangkas anggaran pemilu yang sangat besar. Namun hal itu belum cukup dan pemerintah masih punya opsi lain untuk semakin meminimalisir besarnya anggaran. Resiko menjadi negara demokrasi memang harus siap dengan anggaran besar karena setiap keputusan idealnya harus melibatkan seluruh rakyatnya.

Pihak yang mendukung adanya pilkada lewat DPRD pasti punya alasan tersendiri. Seperti yang dikemukakan Sekjek PPP, Arsul Sani beberapa waktu lalu yang mengatakan wacana kembalinya pilkada lewat DPRD mempertimbangan realitas di masyarakat tentang banyaknya kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi. Biaya politik yang mahal membuat mereka yang tidak ikhlas berusaha agar bisa balik modal bahkan kalau bisa untung. Sedangkan mereka yang kontra berdalih bahwa pilkada melalui DPRD hanya akan semakin menyuburkan praktek korupsi di tubuh pemerintah.

Namun bukan berarti dengan adanya pilkada langsung seperti sekarang praktek-praktek korupsi bisa dihilangkan. Adanya money politic merupakan salah satu contoh bahwa pilkada langsung pun tidak menjamin adanya kontestasi politik yang bersih. Sehingga perubahan pilkada lewat DPRD menjadi pilkada langsung hanya sebatas memindahkan praktek korupsi dari lingkungan elit pemerintah ke masyarakat.

Hal ini juga di perparah dengan adanya fenomena local strong men atau lebih khusus lagi pada teorinya John T. Sidel tentang campur tangan Bosisme (orang kuat lokal) dalam setiap penyelenggaraan pemilihan kepalada daerah. Sidel melihat bosisme menunjukkan peran elit lokal sebagai predatory broker politik yang memiliki kontrol monopolistik terhadap kekuatan koersif dan sumber daya ekonomi dalam wilayah teritorial mereka. Bosisme beroperasi dalam bayangan rezim daerah yang dicirikan oleh persekutuan birokrat, bos-bos partai, pengusaha, militer, dan preman.

Secara sederhana, Bosisme merupakan orang 'dibalik layak' yang kebanyakan biasanya datang dari kalangan pengusaha yang membiayai seluruh ongkos "nyalon" kepala daerah untuk maju dalam pilkada. Tentu tawaran ongkos politik ini tidaklah gratis. Jika menang, calon terpilih harus bersedia menuruti 'kemauan' si pengusaha. Hal ini yang membuat kepentingan kepala daerah tidak lagi netral dan diprioritas pada kemaslahatan masyarakat yang dipimpinnya, tetapi lebih condong pada si pemberi modal kampanye yang tak lain adalah pengusaha itu sendiri.  

Sumbangan Rakyat ala Jokowi

Pilkada langsung yang dianggap boros dan mahal bagi si calon bisa diminimalisir dengan banyak cara. Salah satunya dengan strategi kampanye sumbangan rakyat yang pernah dilakukan oleh pasangan Jokowi-JK pada pilpres 2014 lalu. Strategi kampanye itu menjadi menarik dan bisa dipraktekan pada kontestasi politik di daerah karena dapat memangkas dana kampanye yang dikeluarkan. Dalam penuturannya, Jokowi memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang mendukung dirinya untuk menyumbang dana kampanye dalam bentuk uang.

Sumbangan rakyat lewat program rekening gotong royongnya Jokowi juga menjadi menarik secara esensi karena dana kampanye seorang calon kepala daerah biasanya terbatas pada lingkungan parpol dan 'sumbangan' dari para pengusaha. Mereka yang mencalonkan diri sebagian mendapat songkongan dana dari parpol. Jika masih kurang maka parpol akan mencari 'sumbangan' lain lewat pengusaha. Sebagai politik balas budi, jika calon tersebut terpilih maka kepentingan-kepentingan mereka (peyumbang dana) akan diakomodir. Misalnya lewat proyek-proyek pemerintah yang pasti akan dipermudah kepada si pengusaha yang baik hati dan tidak sombong tersebut.

Dengan strategi sumbangan rakyat yang dicetus Jokowi pada masa itu, maka kepentingan-kepentingan elite tertentu setidaknya bisa di minimalisir. Jika ongkos politik diperoleh dari parpol dan pengusaha maka segala bentuk kepentingannya pun tidak akan terlepas dari keduanya.

Berbeda jika sebagian atau bahkan seluruh dana kampanye berasal dari sumbangan rakyat maka idealnya kepentingan akan berpihak pada rakyat karena secara tidak langsung si calon terpilih hanya punya hutang budi pada rakyatnya sendiri bukan pada parpol atau pengusaha. Cara ini juga menegaskan bahwa masyarakat tidak di 'sogok' oleh si calon, tetapi sebaliknya, si calonlah yang si 'sogok' oleh masyarakatnya sendiri untuk menjalankan kebijakan-kebijakannya.

Konsep sumbangan rakyat memang tidak menjamin kepala daerah bisa bebas kepentingan. Akan tetapi minimal harapannya tentu bisa ditekan dan mereka dapat bekerja tanpa intervensi dari elite-elite tertentu yang tidak ada hubungannya dengan kepentingan rakyat. Dan yang lebih penting, mereka tidak perlu bersusah payah agar biaya politik bisa balik modal karena ongkos politiknya ditanggung oleh rakyatnya sendiri.

sumber foto: Radar Solo

Lulus SNMPTN Tapi Merasa Salah Jurusan? Apa yang Harus Dilakukan?

snmptn
Sejak awal, bisa dikatakan saya cukup idealis dalam memilih jurusan. Ketika orang-orang memilih jurusan yang punya peluang kerja yang besar, saya justru memilih jurusan yang kurang populer dan punya prospek kerja yang tidak terspealisasikan layaknya jurusan kedokteran. Dalam satu sisi saya meyakini bahwa sebuah pekerjaan di masa lulus nanti tidak terlalu tergantung pada jurusan apa yang diambil tetapi bagaimana kita bisa survive dengan jurusan yang ditekuni.

Kita perlu banyak belajar dan menikmati setiap mata kuliah yang diambil. Terlepas apakah kita merasa salah jurusan atau tidak. Karena hanya itu kunci untuk bisa bertahan tanpa merasa tersiksa atau terbebani dengan setumpuk tugas kuliah. Jika kita smenjalaninya dengan setengah hati hanya karena merasa salah jurusan, maka kedepannya masalah akan lebih rumit. Bukan saja akan menghancurkan nilai-nilai IPK, tapi bisa jadi merambat pada masa depan kita sendiri.

Salah jurusan bukan berarti salah masa depan

Ya, jika kita menyangka bahwa jurusan yang kita ambil sekarang tidak punya prospek kerja yang bagus tidak perlu berkecil hati atau merasa jurusan itu tidak kita sukai karena dianggap sulit dan tidak menyenangkan. Sebenarnya itu hanya masalah pola pikir. Mungkin sebagian orang pernah merasa skeptis apabila kita diterima di kampus yang 'biasa-biasa saja', tidak se-elite kampus terkenal macam UGM atau UI. 

Kampus, universitas, perguruan tinggi atau apapun namanya hanya merupakan salah satu dari sekian banyak jalan untuk meraih mimpi. Masuk kampus favorit bukan berarti ada jaminan masa depan yang cerah. Sebaliknya, kampus yang biasa biasa saja bukan juga cap untuk masa depan suram.

Memasuki akhir-akhir semester 4 ini saya memang tidak merasa optimis seratus persen tentang masa depan saya. yang saya pikirkan hanya bagaimana saya bisa menikmati ini tanpa mengulangi kata penyesalan. Berusaha menikmati dan menjalani dengan tanpa setengah hati. Dengan begitu tentu saya atau bahkan kita yang merasa punya nasib yang sama: terbelenggu dengan kalimat "salah jurusan" tidak perlu merasa kecewa atas pilihannya.

Apakah kita harus mencabut kelulusan itu dan memilih ikut SBMPTN atau punya pilihan lain?
itu tergantung. Ada seorang teman memilih tidak mengambil kelulusan SNMPTNnya karena berbagai alasan. ada pula yang terpaksa mengambilnya untuk sekedar 'mengisi waktu luang', daripada ga kuliah, nganggur di rumah, ya ambil aja lah, begitu katanya. Tapi sampai saat ini saya tak pernah mengatakan seperti itu pada diri saya. Hal-hal seperti 'daripada ga kuliah' justru hanya akan membuat hari-hari kuliah terasa sangat membosankan dan itu yang tidak diharapkan.

Kuliah bukan sekedar haha-hihi, ketemu teman, mendengarkan 'tausiah' dosen, mengerjakan tugas atau main-main sama pacar di kamar kosan sampe lupa diri. Tapi kuliah itu usaha mencari relasi dan menyetarakan pola pikir.

Relasi merupakan hubungan dengan dunia pertemanan kita di kampus. Di perkuliahan nanti, kamu bisa bertemu orang-orang yang tidak akan pernah kamu temui di SMA. Ada banyak orang yang punya karakter dan softskill yang bisa kamu tiru. Kamu bisa bergaul dengan mereka, mencontoh kebiasaan mereka, saling sharing dan tentu akan membuat wawasan hidupmu lebih baik. Di masa depan bisa jadi teman-teman yang kamu kenal di masa kuliah akan memberikan kamu link di dunia kerja juga.

Sedangkan yang dimaksud menyetarakan pola pikir adalah bagian dari intelektualitas seseorang yang dipengaruhi oleh lingkungan. Ada pepatah yang mengatakan, bergaullah dengan penjual parfum maka kamu akan kebagian wanginya. Secara sederhana jika kita hidup di lingkungan kampus yang notabene adalah kaum terpelajar setidaknya bisa keciptraan keilmuannya.

Jadi ketika kita pesimis dengan bidang ilmu di jurusan kita karena dianggap tidak sesuai dengan yang kita mau artinya kita telah menyia-nyiakan kesempatan. Banyak orang yang, jangankan salah jurusan, sudah bisa kuliah saja syukurnya bukan main.

Khusus bagi kamu yang lulus SNMPTN tapi kecewa karena merasa salah jurusan lebih baik pikir-pikir lagi. Jika kamu sangat idealis dengan jurusan yang sudah kamu harapkan dari dulu, maka kamu bisa ikut jalur SBMPTN dan memilih jurusan favoritmu. Itu juga kalau lulus, kalau tidak maka penyesalannya bisa dua kali: SNMPTN hangus, SBMPTN juga gagal. Iya kan?

Namun ada opsi yang lebih baik. kamu terima saja jurusan yang telah diterima lewat jalur SNMPTN. Terlepas salah jurusan atau tidak, (seperti yang saya tulis di awal) kamu bisa menikmati jurusan tersebut sedikit demi sedikit. Walaupun sulit, cobalah untuk menyesuaikan diri, belajar dengan baik dan kuliahlah dengan tidak setengah hati.

Penyesalan memang selalu datang diakhir, tapi bukan berarti penyesalan itu akan berarti buruk kan? proses mencapai cita-cita memang tidak mudah. Namun kuliah adaalah salah saatu jalan terbaik untuk mencapainya. Selamat bagi kamu yang lulus SNMPTN!

Salah jurusan? tidak apa-apa! Yang terpenting jangan salah pilih jodoh! 

image via video.quipper.com

Resensi Buku Abdurrahman Wahid “Islamku, Islam Anda, Islam Kita”


'Tuhan tidak perlu dibela' karena manusia yang sebenarnya membutuhkan pembelaan manakala menerima ancaman dan ketertindasan dalam berbagai bidang, baik politik, ekonomi, sosial, budaya, dan agama. Dengan demikian, aspek penting dalam pemikiran adalah membela orang-orang yang tertindas, karena Tuhan tidak mungkin ditindas. Inilah kunci pemikiran dalam buku Gusdur pasca-kelengserannya. - Ikhsan Ts.

Buku ini lahir mungkin ketika umur saya baru 8 tahun. Bahkan beberapa tulisan dibuat setelah beliau menjabat sebagai Presiden Indonesia. Walaupun terbilang agak lama, tapi sesuatu yang ajaib dari buku ini adalah adanya relevansi dengan kondisi sosial-politik kita sekarang. 

Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur ini seperti punya ‘wangsit’ untuk menerawang kondisi indonesia jauh kedepan. Pemikirannya yang nyaris “melompat” jauh dari satu dekade terutama tentang pandangannya menghubungankan antara agama islam dengan lembaga negara meliputi kondisi sosial, politik, ekonomi, budaya, keamanan, kesejahteraan serta penguatan nilai-nilai kebangsaan. 

Sebagai mantan ketua umum PBNU, Gus Dur selalu mengedepankan terhadap nilai-nilai toleransi. Tentu kita ingat ketika masih menjadi presiden, gus dur memberikan kesempatan bagi warga tionghoa untuk dapat merayakan hari besar mereka setelah bertahun-tahun terkekang olah larangan rezim terdahulunya.

Buku ini menggambarkan karakteristik gus dur dalam memandang islam sebagai rahmatanlil alamin, serta mengajarkan kita bagaimana bersikap sebagai muslim yang tidak hanya menjadi contoh baik bagi sesama muslim lainnya, tapi juga jadi panutan bagi semua keyakinan. 

Gus Dur juga secara tegas menyatakan tentang menguatnya kelompok fundamentalis yang ingin melembagakan syariat islam dalam tatanan legal formal negara yang justru di tolak mentah-mentah olehnya. Bahkan ketika tempo lalu pemerintah Jokowi memutuskan melarang ormas islam yang berideologi ‘anti-pancasila’, gus dur justru sejak belasan tahun lalu sudah menolak wacana tentang adanya pendirian khilafah ini.

Dengan gamblang, beliau merinci setiap peristiwa estafet kekuasan dari terbentuknya khulafaur Rasyidin, dinasti Ummayah, Abbasiyah sampai berakhirnya masa khilafah Turki Ustmani (ottoman) yang menunjukan adanya ketidaksesuaian dan ketidakkonsistenan untuk melembagakan syariat islam dalam sebuah negara. Hal ini menjunjukan bahwa konsep ‘negara islam’ tidak lebih dari sekedar tafsiran tunggal yang justru punya kecenderungan untuk memecah belah internal islamnya sendiri. 

bagi Gus Dur, tidak penting untuk mendirikan sistem negara islam. Yang lebih penting adalah membenahi pribadi muslimnya, bukan membenahi sistemnya. Jika umat muslimnya ‘baik’, maka sistemnya akan mengikuti menjadi baik. Karena hakekatnya, sistem apapun akan menjadi baik, jika orang-orang yang menjalankannnya (muslim) itu baik. Mudahnya kira-kira begitu.

Buku ini juga bisa memberikan referensi baru yang lebih luas dalam memperjuangkan nilai-nilai keislaman yang membumi seperti halnya jargon yang sering didengungkan oleh kaum Nahdliyin, Islam nusantara.

Tulisan pendek ini mungkin tidak cukup mewakili dari keseluruhan isi buku. Tetapi mudah-mudahan bisa memberikan sedikit gambaran tentang apa yang berusaha gus dur sampaikan pada setiap tulisan-tulisannya. Selamat membaca!

+++

Judul: Islamku, Islam Anda, Islam Kita: Agama Masyarakat Negara Demokrasi
Penulis: Abdurrahmand Wahid (Gus Dur)
Penerbit: The Wahid Institute; 
Cetakan: 1, Agsustus 2006 
Tebal: 412 

image via bukalapak.com/u/sarohmad_zilzaf

Review Film "Bleeding Steel" Pengorbanan Ayah dan Obsesi Seorang Mutan

jacky chan bleeding steel
ambioni.com
Daya tarik utama film ini berada pada sang aktor laga yang sangat legend sekali. Siapa lagi kalau bukan Jacky Chan. Walaupun usianya sudah tak muda lagi, tapi seni bela diri yang ditampilkan dari setiap adegan menjadi hiburan tersendiri bagi penggemar film action

Saya sempat berpikir, Bleeding Steel sama seperti film-film Jacky Chan lainnya yang mana selalu mempertontonkan adegan perkelahian sebagai elemen utamanya. Tapi ternyata film ini punya daya tarik lain yang menarik untuk di tonton. 

Bleeding Steel memiliki genre yang lebih beragam dengan menggabungkan antara drama, fantasi, action dan fiksi ilmiah. Hanya saja sesuatu yang tidak berubah dan menjadi ciri khas dari film yang dibintangi Jacky Chan tetap muncul, yaitu selalu menjadi peran utama dan memiliki plot cerita yang bertema tentang adanya target penyelamatan.

baca juga: Review Film "Padmaavat" Kontroversi, Inspirasi dan Fakta Sejarah yang Ditutupi

Misalnya Jacky yang harus menyelematkan adiknya, kakaknya, pacarnya atau orang-orang yang ia sayangi. Hal itu yang membuat film Jacky Chan punya alur yang mudah ditebak walaupun tetap akan membuat penontonnya penasaran.

Sinopsis dan alur cerita

Adegan pertama dibuka dengan Lin Dong (Jacky Chan) yang mendapat kabar dari dokter bahwa anaknya, Xixi atau Nancy sedang kritis menghadapi penyakit leukimianya. Dengan terburu-buru, Lin pergi ke rumah sakit dengan mengendarai mobilnya dengan ugal-ugalan, menabrak fasilitas umum, membuat kemacetan dan masuk ke jalur trotoar. Semua itu dilakukan demi menemui anaknya.
ouyang nana bleeding steel
Xixi/Nancy (dok. pribadi)
Tapi adegan ini tidak masuk akal. Jika Lin Dong tinggal di indonesia, mungkin ia akan ditilang, dikejar dan ditangkap polisi. Maka justru masalah ini akan semakin rumit. Apalagi Lin berperan sebagai anggota kepolisian yang seharusnya mempertontonkan adegan yang lebih beretika. Tapi ya namanya juga film. Demi membuat penonton yang haus dengan adegan action Jacky Chan, pesan-pesan moral bagi penonton diabaikan. Jika Bleeding Steel dibuat menjadi film indonesia, mungkin sudah ada pihak bersumbu pendek yang memprotes. 

Namun disaat bersamaan Lin dihubungi rekan kerjanya untuk ikut dalam misi melindungi seorang saksi kunci pada sebuah kasus (yang tidak begitu diceritakan dalam film ini). Dengan berat hati, ia tidak jadi pergi ke rumah sakit dan memutuskan kembali kepada pekerjaannya. 

Dalam misi tersebut, Lin bersama rekan timnya bertemu dengan pasukan yang dipimpin oleh seorang mutan yang kuat. Terjadilah pertempuran yang tragis hingga menewaskan banyak sekali rekan pasukan Lin. Tapi ia tidak khawatir. Ia terus menebaki pasukan berjubah aneh tersebut dan ketika mutan mencoba mendekati saksi kunci, Lin datang menyerang dengan menabrak mutan tersebut ke arah tank yang berisi bahan bakar. Lalu Lin menembak bahan bakar itu sampai meledak. 

Kemudian sang saksi kunci menemukan handphone Lin yang tergelatak di tanah. ia mengangkat handphone tersebut dan mendengar suara dari dokter yang menangani anak Lin. 

Di 30 menit awal, saya sudah sedikit punya gambaran bagaimana film ini bisa menyelesaikan plot demi plot ceritanya. Walaupun sebelumnya saya belum dikasih spoilernya, tapi saya sudah tahu ceritanya akan dibawa kemana. Alurnya memang mudah ditebak. 

Setelah 13 tahun kemudian, muncul seorang wanita asia, sangat memberani, sedang berkelahi dengan seseorang di kantin sekolah. Wanita itu merupakan anak Lin yang dulu sempat dikabarkan meninggal karena leukimia namun atas bantuan sang professor, ia bisa hidup kembali dengan bantuan sebuah alat canggih berupa jantung buatan/mekanik hasil penemuannya.
Jantung mekanik ini yang jadi penyebab konflik cerita dimana sang mutan sangat ingin memiliki jantung tersebut karena dipercaya dapat membuat seseorang dapat menyembuhkan atau memperbaiki tubuhnya sendiri seperti seekor cicak yang dapat menumbuhkan ekornya yang putus. Namun karena jantung mekanik ini sudah ternanam di dalam tubuh Nancy maka mutan pun ingin mencuri jaringan darah pada jantungnya. 

Menurut saya konsep ceritanya mirip sekali seperti penemuan Dr. Connors di film Amazing Spiderman. Penelitiannya tentang rekayasa genetika yang dapat melahirkan gen super dan manusia dengan kemampuan memperbaiki sel tubuh dengan cepat.   

Pasukan Aneh 

Dalam film ini terdapat 2 tokoh antagonis dari mutan sampai wanita jadian-jadian yang disebut Women In Black atau dijuluki juga dengan sebutan Lady Fidget Spinners karena memiliki 2 senjata tajam yang beputar-putar mirip dengan mainan bocah SD bau tai itu. Mereka juga selalu didampingi oleh pasukan berjubah serba hitam. Mengingatkan saya pada pasukan musuh power ranger atau bahkan lebih mirip dengan pasukan densus 88 versi salah gaul.

Pasukan aneh ini menurut saya cukup menganggu. Ketika sang Mutan sudah beraksi cukup menyeramkan tapi dengan adanya pasukan aneh ini justru membuat sisi gelap dari figur mutan jadi terkesan jatuh. Saya mengerti kenapa pasukan ini tidak dibuat seperti layaknya agen-agen rahasia, memakai seragam khusus anti peluru dengan kemeja, Jas dan celana kain seperti bapak-bapak mau ke kondangan. 

Itu karena film ini menampilan genre fantasy dimana tokoh-tokoh antagonisnya punya kekuatan super sehingga pasukan aneh yang bertugas sebagai anak buah juga harus dikesankan seperti pasukan super walaupun faktanya kesan ini tidak terlihat dan nampak maksa banget.

Saya mencoba membuka memori ingatan saya ketika melihat tokoh Nancy yang diperankan oleh artis Tiongkok ini. Wajahnya sedikit familiar dan ya! Dia punya kemiripan dengan teman sekolah saya, atau ada satu youtuber hijab, Carla Rizki yang dulu sempat jadi model iklan sampo Sunsilk Hijab, dan ada pula kemiripan dengan salah satu penyanyi dangdut jebolan ajang pencarian bakat. Who Knows? Saya lupa namanya siapa. Coba anda tebak sendiri.

Artis bernama asli Ouyang Nana ini berakting dengan sangat baik. Beberapa dialog bahasa inggrisnya menjunjukan aksen yang tidak buruk untuk seorang gadis china tulen. Nampaknya dia cukup fasih dalam mengucapkan kalimat-kalimat bahasa inggrisnya. 

Dalam film ini juga terdapat sisi emosional antara seorang Nancy dengan sang ayah, Lin Dong. Nancy yang belasan tahun mencari keberadaan ayahnya dan Lin dengan terpaksa hanya bisa mengawasi kondisi anaknya dari kejauhan dan terus melindunginya sebagai sosok orang lain. 

Walaupun sedikit kecewa karena memasukan unsur fiksi ilmiah yang terkesan maksa. Tetapi saya sangat mengapresiasi karena menggabungkan fiksi ilmiah dengan action dari sang legend Jacky Chan membuat film ini lebih berwarna. Jadi bagi anda yang penasaran dengan film Tiongkok ini buruan nonton ya!

+++   +++   +++

Sutradara: Leo Zhang; Produser: Paul Currie, Kailuo Liu; Penulis: Leo Zhang; Musik: Fei Peng; Sinematografi: Tony Cheung; Penyunting: Kwong Chie-Leung; Produksi: Heyi Pictures, Sprakle Roll Media, PerfectVillage Entertaiment; Rilis: 22 Desember 2017 & 3 Januari 2018 (Indonesia); Durasi: 110 menit; Bahasa: Mandarin, English; Negara: China; Anggaran: - 

Pemeran: Jacky Chan (Lin Dong), Show Lo (Li Sen), Ouyang Nana (Xixi/Nancy), Tess Haubrich (Woman in Black/Lady Fidget Spinners), Callan Mulvey (Andrew), Erica Xia-hou (Xiao Su/Susan), Damien Garvey (Rick Rogers)

Review Film “Padmaavat” Kontroversi, Inspirasi dan Fakta ‘Sejarah’ yang Ditutupi

poster padmaavat
spidercinema.com 
Jika bukan karena kontroversinya, Padmaavat tidak akan menggerakan saya untuk menontonnya. Tapi film ini layak diberi apresiasi dari sinematografi dan latar tempat yang detail. Terlihat sekali bahwa budget filmnya memang besar. Sangat jauh perbandingannya dengan sinema serial Bollywood yang mengangkat genre yang sama seperti film india yang sering ibu-ibu tonton sambil masak pecel lele di ANTV dan channel lainnya. 

Padmaavat berkisah tentang seorang puteri kerajaan Sinhala bernama Rani Padmini atau lebih dikenal dengan nama Padmavati. Ia punya wajah yang sangat cantik hingga menarik perhatian raja rajbut dari Mewar, Ratan Singh untuk mempersunting dirinya. 

Kecantikan Padmavati didengar oleh Sultan Delhi yang serakah, Alauddin Khilji dari Raghav Chetan. Raghav dulunya merupakan guru spiritual Ratan Singh. Tetapi ia diusir dari Benteng Chittor karena telah sengaja mengintip kebersamaan Padmavati dengan sang raja. Dari situ, Raghav menyimpan dendam pada raja rajbut. Ia bersumpah akan menghancurkan kerajaan Mewar dengan caranya sendiri. 

Sumpah Reghav itu terwujud lewat Sultan Delhi, Alauddin Khilji. Ia mencoba mempengaruhi Sultan Alauddin--yang wajahnya mirip dengan Master Limbad versi ganteng--dengan menceritakan kecantikan Padmavati dan merayunya untuk menguasai kerajaan Mewar. Reghav berkata, Jika Alauddin menguasai Mewar, ia juga akan menguasai seluruh dunia. 


Alauddin akhirnya berambisi untuk mendapatkan ratu Padmavati beserta kerajaannya dengan menyatakan perang pada raja rajbut. Namun prosesnya tidak mudah. Ratan Singh yang idealis dan ratu Padmavati yang cerdik membuat Alauddin beberapa kali gagal menguasai kerajaan. Namun akhirnya, Alauddin berhasil membunuh raja rajbut dan akan segera mendapatkan ratu Padmavati yang sangat cantik itu. 

Tetapi, Padmavati mengajak para wanita di Mewar untuk melakukan ritual Jauhar yaitu prosesi membakar diri karena tidak sudi jika mereka menjadi rampasan perang Alauddin serta mereka ingin menghindari perbudakan dan eksploitasi wanita dari kelompok yang kalah dalam peperangan.

Suguhan Sinetografi dan Setting tempat yang detail

Setting tempat film Padmaavat dibuat seperti abad 13 dengan suasana timur tengah dan bangunannya yang khas. FYI, dulu saya sering dicekoki oleh nenek dan ibu saya dengan film Bollywood di stasiun televisi indonesia dan saya dibuat ngakak dengan setting tempat serta CGI yang sebelas-dua belas dengan sinetron ecek-ecek Indonesia yang memperlihatkan burung yang terbang atau tokoh yang mengapung di udara dengan segala kejanggalannya. Semua itu membuat saya ingin mengelus dada Mia Khalifa.
padmavati dan ratan singh
Padmavati dan Ratan Singh (screenshot film via dok. pribadi)
Sebagai orang yang bukan penggemar film Bollywood, saya cukup terganggu dengan adegan yang diselingi dengan nyanyi-nyanyi sambil menari-nari yang menjadi ciri khas film India. Padahal saya berharap jika adegan tersebut bisa diganti dengan penampilan Twice atau Red Velvet. Setidaknya itu bisa lebih memanjakan mata. Tapi kembali lagi, ini hanya masalah selera. Bagi penggemar Bollywood justru adegan joget-joget adalah adegan wajib yang harus ada. Jika tidak ada mungkin akan terasa kurang seperti halnya sayur tanpa garam.

Kontroversi Film Padmavaat

Sebenarnya, kisah heroik Padmavati ini menjadi legenda masyarakat hindu di India. Mereka mengganggap Padmavati sebagai kisah yang sangat menginsipirasi bahkan dianggap sebagai bagian dari sejarah hindu. Walaupun banyak sejarawan mengatakan bahwa cerita Padmavati tidak bisa dikategorikan sebagai sejarah karena tidak ada bukti yang menguatkan kisah ini. Kisah Padmavati hanya bersumber dari seorang penyair sufi, Malik Muhammad Jayasi di abad 16 yang dianggap ceritanya banyak diselipi kisah fantasi.

Film Padmaavat menjadi kontroversi di kalangan kelompok garis keras Hindu karena dianggap mendistorsi kisah aslinya. Mereka tidak terima jika ada salah satu scene dimana Sultan Alauddin bermimpi melakukan hubungan intim dengan ratu Padmavati (walaupun sutradara, Bhansali membantah tentang adanya scene itu). Kelompok muslim India juga tidak terima dan memprotes tokoh sejarah Alauddin yang dianggap menjelek-jelekan seorang Sultan dari kerajaan Islam.
Sultan Jalaluddin Padmaavat
Sultan Alauddin (Screenshot film via dok. pribadi)
Kontroversi sudah terjadi sejak awal pembuatan film sampai hari mendekati perilisannya, 1 desember 2017. Film ini teramcam dilarang tayang di India, bahkan sutradara sampai para pemainnya sempat mendapat ancaman pembunuhan. Namun Mahkamah Agung India tetap mengizinkan film ini tayang atas dasar kebebasan kreativitas. Pihak yang kontra juga memberikan syarat tertentu jika film ini benar-benar ingin tayang. Salah satunya mengubah judul film dari Padmavati menjadi Padmaavat. Sejak mengundang banyak protes itu pula perilisannya diundur sampai 25 januari 2018. 

Kisah yang sangat menginspirasi umat hindu India

Film ini memang punya fokus pada tokoh Padmavati sebagi sosok wanita sempurna. Tidak hanya cantik tapi cerdas luar biasa. Ia bahkan berhasil menyelamatkan Raja rajbut yang berhasil diculik oleh Alauddin untuk dijadikan umpan agar Padmavati mau bertemu dengannya. 

Namun diluar tokoh Padmavati, ada tokoh lain yang menarik untuk dibahas seperti istri pertama raja Ratan Singh yang sejak kemunculan Padmavati sudah menunjukan sikap iri. Ia juga secara tidak langsung telah mempertemukan Padmavati dengan sang suami, Ratan Singh karena ia menyuruhnya  untuk mencari mutiara kesayangan ke Sinhala.


Kemudian ada Raghav yang merupakan cikal bakal kenapa kisah Padmavati ini menjadi kisah yang menarik. Karena kalau bukan karenanya, Alauddin tidak akan pernah berambisi untuk mendapatkan Padmavati. 

Serta tidak akan ada cerita tentang keputusan Padmavati untuk membakar diri sebagai bentuk simbol kesetian pada suami mereka yang kalah dalam peperangan dan mereka menganggap kesucian diri mereka lebih penting daripada harus menyerahkan diri pada Sultan Alauddin yang licik.

Protes dari kelompok muslim

Sebelumnya saya sudah bercerita bahwa kelompok muslim di india pun memprotes tenang sosok Sultan Alauddin yang dianggap melecehkan sosok sultan dari kerjaan islam. Bukan India saja, Malaysia pun mengeluarkan nada yang sama soal tokoh Alauddin ini.

 Akan tetapi bagi saya tidak ada yang spesial dari sosok Alauddin selain kisahnya yang punya banyak kesamaan dengan para sultan yang hidup pada masa dinasti Umayyah sampai Turki Utsmani. Jika kalian pernah membaca sejarah islam, maka kalian akan mendegar kisah keji beberapa sultan yang memperebutkan kekuasan dengan cara memenggal sultan lain yang sedang berkuasa. 

Perebutan tahta kesultanan pada beberapa masa khilafah pada faktanya memang memperlihatkan sosok yang mirip seperti kisah Alauddin. Bedanya, jika kekejaman Alauddin bisa dikatakan fiksi tapi kisah kekejaman beberapa Sultan adalah kisah nyata yang ditulis lengkap oleh para sejarawan muslim. Lantas kenapa Alauddin di protes? Bukannya itu sama saja seperti menutupi fakta 'sejarah' yang ada?

Kenapa sebagian muslim tidak bisa menerima tokoh pemimpin muslim yang jelek sekalipun itu hanya fiksi? Padahal banyak fakta sejarah yang memperlihatkan pemimpin muslim yang jahat, yang sama sekali tidak menginterpretasikan pemimpin muslim yang baik. Terkadang seorang muslim juga tidak harus selalu melihat pemimpin muslim yang ideal karena pemimpin muslim yang buruk juga bisa dijadikan contoh dan pembelajaran bagi kita agar lebih bijak dalam pemilih pemimpin. Bukan kah begitu?

Bagi saya kontroversi ini berhubungan dengan fanatisme dalam beragama. Kisah yang baik seperti Padmavati bisa dijadikan contoh keberanian seorang wanita atau ratu yang bisa memotivasi bagi kaum wanita lain. Pun Jika Padmavati bukanlah sosok nyata layaknya superhero Wonder Woman, maka yang bisa diambil pembelajarannya adalah cerita positifnya dan yang dianggap negatif saya rasa penonton bisa menyikapi dengan bijak tanpa terprovokasi seperti kelompok kontra di India sana. Terlepas dari semua kontroversinya, sebagaimana sebuah film, Padmaavat tetap menjadi tayangan yang menghibur dan menginspirasi!

+++  +++  +++

Sutradara: Sanjaya Leeha Bhansali; Produser: Sanjay Leela Bhansali, Sudhanshu Vats, Ajit Andhare; Penulis: Sanjay Leela Bhansali, Prakash Kapadia; Musik: Sanjay Leela Bhansali, Sanchit Balhara; Sinematografi: Sudeep Chatterjee; Penyunting: Jayant Jadhar; Sanjay Leela Bhansali, Akiv Ali; Produksi: Bhansali Productions, Viacom 18 Motion Pictures; Rilis: 25 Januari 2018; Durasi: 164 menit; Bahasa: Hindi; Negara: India; Anggaran: 2,15 INR.

Pemeran: Deepika Padukone (Padmavati), Shahid Kapoor (Raten Singh), Ranveer Singh (Alauddin), Aditi Rao Hydari (Mehrunissa), Jim Sarbh (Malik Kafur), Anupriya Geonka (Nagmati), Raja Murad (Jallaludin).

Referensi:
- https://id.wikipedia.org/wiki/Padmaavat
- http://www.bbc.com/indonesia/majalah-42822229
- http://news.detik.com/internasional/d-3847380/malaysia-larang-film-kontroversial-bollywood-padmaavat
- https://news.detik.com/internasional/d-3847380/malaysia-larang-film-kontroversial-bollywood-padmaavat
- https://kumparan.com/@kumparannews/memahami-kronologi-kontroversi-film-padmavati

Gadis di Akhir November (2)

gadis di akhir november

Tidak terasa setahun lebih menunggu. Menahan penantian sejak lama. Gadis itu tak banyak berubah. Masih terlihat menarik dengan tubuh ringkihnya dan gaya bicaranya yang khas. 

Sebelumnya, berkali-kali aku berkata tentang harapan di masa depan yang kutahu sendiri kalau itu sulit mungkin terjadi. Kalaupun kesempatan ada di pelupuk mata, segan sekali untuk meraihnya. Kenapa? Sebab ada banyak hal yang tidak bisa dijelaskan lewat untaian kata. Berbagai alasan yang sangat sulit untuk diterima. 

Gadis itu memang tak menunjukan banyak perubahan. Tapi hatinya menunjukan pesona baru yang lebih mengembirakan. Aku tahu dari rona mukanya yang seringkali menguntit. Memperlihatkan bahwa dia sudah terbebas dari cengkraman lama dari pria yang selama ini ia cintai. Ia berhasil melerai kebimbangan yang selama ini ia kukuhkan.  

Aku, jujur, tak pernah senang mendengar kabar baik darinya. Bahkan ketika ia berkata pada teman sejawatnya dengan nada yang nakal sekalipun. Sesekali aku (mungkin) bermuram duka atas perpisahan yang penimpannya. Terlebih hubungan yang yang belasan minggu ia bangun. Parahnya, ia mengakhiri itu dengan penghianatan sang lelakinya. 

Bagaimana tidak, gadis itu kutahu sedang berlinang air mata di tengah sunyinya malam. Kutahu jika ia berharap cemas, menunggu keputusan yang sejak awal ia tahu apa akibatnya. Sekarang, akhir itu di depan mata. Ia harus menerima pil pahit dari gadis lain yang bahkan ia sendiri tidak kenal. Baginya, ini merupakan pengkhianatan tingkat dewa.

Kini gadis itu tahu, hubungan yang lama belum tentu indah dan yang singkat belum tentu rapuh. Semuanya tergantung bagaimana komitmen bersama. Kuncinya hanya ada pada kepercayaan, menahan godaan dan berusaha tidak membohongi diri sendiri. Apapun itu, tanpa terkecuali.

Namun, aku disini menemukan sisi lain yang gelap. Hal yang sebenarnya tidak pernah aku harapan. Bukankah dulu aku berharap ending ini akan terjadi? Lalu kenapa sekarang aku kecewa? Lebih-lebih menderita dari gadis itu?

Aku tahu kesempatan sudah menemukan titik terangnya. Samudera terbentang luas eloknya. Tetapi hentakan angin takkan bisa berbohong. Ada hal yang tidak bisa di-amin-kan. Ada sesuatu yang mengekang penyatuan antara kami berdua. Sesaat ini memang sangat-sangat memilukan. 

Bila kamu tahu. Lebih-lebih tahu antara perasaan yang sesungguhnya. Lebih-lebih tahu dari sang Maha Tahu. Kau pasti akan terjemak pada pada lingkaran yang sama. Bila hal ini terus terjadi, tidak akan kata selain mengakhiri ini dengan damai, penuh ketenangan. 

Jika ini masih menjemukan. Biarkan peluang itu berjalan dengan sendirinya. Membiarkan angin membawa takdir itu pada peristirahatannya. Bila itu tak juga berhasil, setidaknya aku bisa mengambil pelajaran berharga. Menepis gelagat tak karuan ini menjadi lebih baik.

Gadis di Akhir november,
(Masih) di harap-harapkan,
Tak lagi bimbang dengan keputusannya sendiri
Sayang, pertemuan baru tak menemukan takdirnya

29 Februari 2018

Photo by linternaute.com

Semua Orang Punya Kecenderungan Mendua

potensi selingkuh
Menurut Hayati, setiap orang punya kecenderungan  atau potensi memiliki lebih dari satu pasangan dalam sebuah hubungan percintaan. Lantas hal itu di-amin-kan oleh Kanda sebagai cerminan yang nyata. Hadeeuhhhh~

Tak disangka, seorang teman yang bernama Hayati ini sering memberi petuah-petuah indah tentang percintaan. Namun petuahnya seringkali bikin jleb bahkan secara tidak sadar Kanda dengan polos mengangguk-anggukan kepala seolah memang setuju dengan semua ucapannya soal panah-panah asmara.

Yang paling diingat dan paling membekas bagi seorang Kanda adalah teori Hayati tentang hubungan sepasang kekasih yang selamanya tidak selalu baik. Ia mengatakan kalau orang yang berpacaran punya potensi “mendua” dengan yang lain. “Presentasenya bahkan sampai 90 persen, bung!” kata Hayati dengan berapi-api.

Lantas kenapa bisa begitu? Kenapa setiap orang selalu punya kecenderungan untuk memilih pasangan lebih dari satu?

Sambil menghembuskan asap rokok dari cerutu keramatnya, Hayati berkata, “Karena kita makhluk perasa.”

"Coba aku tanya padamu,” lanjutnya. “Pernahkah kamu menyukai lebih dari satu wanita?”

“Maksudmu?”

“Coba sebutkan wanita cantik yang ada di fakultasmu? Pasti ada lebih dari satu kan!?”

“Wah, ya jelaslah. Fakultasku banyak wanita cantiknya.”

“itu merupakan sebuah tanda-tanda mendua, ingat!” tegas Hayati.

Perkataannya sungguh menusuk ubun-ubun. Apa yang dikatakan Hayati bukan sekedar teori tapi merupakan refleksi lelaki kebanyakan. Salah satunya dari diri Kanda sendiri. 

Pria dan wanita sama-sama punya kencendrungan untuk mendua. Dan sudah dipastikan kecenderungan tersebut tidak pernah bisa disampaikan secara langsung pada pasangan sendiri karena dianggap tabu. Padahal dalam hati kecil setiap pasangan yang memiliki hubungan emosional, selalu ada perasaan ‘menyesal’. Dalam artian seperti pepatah lama 'rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau dari rumput pada sendiri'.

Mereka yang sudah menjalani hubungan yang lama, pasti merasa bahwa masa pendekatan adalah masa yang paling indah. Tapi ketika perasaan deg-deg serrr saat masa pendekatan itu sudah hilang dan mulai datangnya titik jenuh dalam sebuah hubungan, maka secara naluriah, seseorang akan merindukan masa-masa pendekatan itu. 

Masalah masa-masa indah itu hanya bisa didapat dari hubungan yang lain, bukan hubungan yang sekarang. Contohlah ada seorang wanita yang sudah punya pasangan. Sudah menjalani hubungan cukup lama. Rasa-rasa indah pada masa PDKT sudah hilang.

Namun suatu waktu ada pria lain yang memberikan suplemen keindahan masa PDKT. Apa wanita itu akan menolaknya? kemungkinannya sangat kecil. Ini terjadi juga pada kehidupan Kanda.

baca juga: Kurang-Kurangi Nonton Film Horror

Hayati juga menambahkan dalam penuturannya kala itu, di tengah terik matahari yang dingin, bahwa hanya ada 2 kemungkinan sebuah hubungan bisa mendekati kata ‘putus’. 

Kemungkinan pertama, kedua belah pihak sama-sama sudah menemukan kata BOSAN.

Wajar memang jika kita bosan. Bosan itu manusiawi. Setiap orang pasti pernah merasa bosan. Jika manusia tidak pernah merasa bosan, maka peradaban tidak akan jalan. Bahkan sekelas Awkarin, jika dia tidak pernah merasa bosan pasti sampai saat ini dia masih jadi murid teladan dan tidak menjadi wanita urakan seperti sekarang.

Kemungkinan kedua, salah satu pihak atau keduanya sama-sama sudah menemukan kenyamanan dengan pasangan lain. 

Bagi orang awam, kemungkinan kedua ini terlihat horror. Tapi pada kenyataannya semua orang mungkin pernah melakukannya atau paling tidak punya kecenderungan untuk melakukan hal itu. 

Namun (masih kata Hayati) kecendrungan itu bisa diminimalisir. Caranya, kita perlu memposisikan diri sebagai ‘korban’. Jangan lakukan sesuatu yang kita sendiri tidak mau merasakannya. secara Sederhana, jika kamu tidak ingin di-dua-kan maka kamu jangan men-dua-kan. 

“Jika kita ingin medua, tapi tidak ingin di duakan berarti kita yang egois.” kata Hayati lagi dan lagi. Akan tetapi, masalahnya siapa yang sanggup menerima tantangan ini. Ini adalah cobaan terberat dalam sebuah hubungan. 

“Ini memang berat, tapi jika kamu sanggup kamu akan mengalahkan Dilan,” Kata Hayati sambil meminum botol Aqua yang sudah kosong. 

Pada intinya seorang Kanda memang tidak etis jika dia harus berselingkuh. Lebih baik jujur pada pasangan. Jika bosan kemudian ingin putus. katakanlah ingin putus secara baik-baik. Tapi apakah fair jika putus hanya karena bosan? Jika masih tetap kekeh ingin punya dua pasangan maka itu artinya Kanda serakah. Padahal seharusnya Kanda memikirkan nasib jomblo yang tidak kebagian jatah, jangan mau ambil dua-duanya.

sumber foto: merdeka.com

Bagaimana Cara Sewa Apartemen Secara Online?

sewa apartemen
Menemukan apartemen yang tepat bisa jadi pengalaman yang menimbulkan stres. Tapi internet menyediakan begitu banyak informasi untuk membantu pencarian Anda lebih mudah. Meski semua postingan tentang apartemen bisa sangat menarik, Anda dapat temukan yang Anda inginkan setelah mempersempit pilihan dan menggunakan pencarian yang tepat.

Ketahui berapa anggaran Anda

Sebelum Anda menentukan jenis apartemen yang diinginkan, Anda perlu realistis mempertimbangkan uang yang Anda miliki. Bagi pemasukan Anda ke beberapa bagian seperti biaya makan, belanja, dan hal lain yang membutuhkan biaya. Ketika Anda tahu berapa besar yang mampu. Anda keluarkan untuk sewa apartemen, Anda bisa lebih efektif mulai mencari apartemen.

Kebanyakan penyewa menyiapkan 25 sampai 30 persen pemasukan untuk membayar sewa. Yang perlu diingat, jumlah ini tidak hanya untuk biaya sewa, tapi juga biaya seperti listrik, air, dan semacamnya.

Pertimbangkan juga bagaimana Anda bepergian sehari-hari. Apakah Anda menggunakan transportasi umum? Bila Anda menggunakan kendaraan pribadi, apakah Anda harus membayar parkir? Bila Anda tidak mampu membayar sewa, membagi biaya sewa bersama teman bisa jadi pilihan bijak. Tapi pastikan untuk membuat kesepakatan untuk berbagi biaya sewa.

Tentukan fasilitas yang jadi prioritas Anda

www.pcquest.com
Memiliki ide jelas tentang apa yang Anda inginkan dari sebuah apartemen akan membantu memperkecil pilihan ketika memulai pencarian. Apa yang paling penting bagi Anda? Apakah apartemen harus memiliki mesin cuci, view menarik, dan ada lebih dari satu kamar? Hal yang Anda anggap penting akan membantu menentukan apartemen mana yang harus Anda pilih.

Tentukan lokasi

Lokasi langsung memberi pengaruh besar kapanpun Anda memutuskan untuk pindah. Lokasi menentukan harga, keamanan, kenyaman, dan sebagainya. Selalu periksa lingkungan apartemen sebelum Anda pindah.

Misalnya, bila Anda berniat sewa Apartemen Kemang Village, lihat Google Maps dan lihat ada apa saja di sekitar apartemen. Apakah ada pertokoan, restoran, atau gym? Apakah ada fasilitas yang penting menurut Anda. Kunjungi area tersebut bila memungkinkan. Lihat di waktu berbeda dan ketahui seperti apa kondisi lingkungannya.

Buat postingan di media sosial

Sebelum secara acak mencari apartemen di berbagai website, Anda bisa coba cari tahu apakah teman-teman Anda di media sosial punya informasi tentang apartemen yang disewakan. Referensi personal jadi cara tepat mencari apartemen. Internet memungkinkan Anda mengenal ratusan bahkan ribuan orang. Anda tak pernah tahu siapa teman yang mungkin ingin menyewakan apartemennya.

Anda bisa buat postingan kalau Anda ingin mencari sewa apartemen di Jakarta Selatan dan meminta referensi. Pastikan teman-teman Anda mengirim pesan pribadi tentang informasi ini.

Gunakan website spesialis sewa apartemen

Meski kebanyakan situs real estate memiliki daftar apartemen yang disewakan, ada website yang spesialis dalam sewa apartemen. Sebelum pindah ke website yang lebih umum, coba situs yang spesifik tentang sewa apartemen. Ini membuat Anda lebih mudah melakukan pencarian dan menemukan apa yang Anda cari.

Masukkan informasi yang dibutuhkan ketika melakukan pencarian di situs ini, seperti rentang harga sewa, lokasi, luas unit, dan fasilitas yang Anda inginkan.

Buat iklan di internet

Anda bisa posting iklan yang memberitahukan Anda sedang mencari apartemen. Ada juga situs real estate yang memungkinkan Anda memposting iklan di dalamnya.

Ketika membuat postingan iklan, pastikan Anda menyebutkan area yang ingin Anda tinggali, berapa besar anggaran sewa, apakah Anda memiliki hewan peliharaan, dan informasi yang akan membantu pemilik apartemen menemukan dan menawarkan apartemen mereka.

Lakukan pencarian apartemen di area Anda melalui internet

Mungkin ada website atau postingan yang tidak Anda temukan ketika menggunakan metode sebelumnya. Untuk membuka kesempatan ini, coba lakukan pencarian internet menggunakan kata kunci “apartemen disewakan” dan area yang Anda inginkan. Kemungkinan Anda bisa temukan beberapa postingan yang Anda lewatkan.

Langsung hubungi pemilik apartemen

Jangan hanya mengandalkan website atau email. Bicaralah pada pemilik apartemen lewat telepon ketika mencari tahu tentang apartemen yang disewakan. Ini untuk memastikan Anda tahu siapa yang Anda ajak bicara dan memastikan kalau semua berjalan lancar.

Buat janji untuk melihat apartemen

Jangan sampai Anda menyewa apartemen tanpa melihatnya secara langsung. Foto pada webstie bisa menyamarkan kerusakan atau bahkan diambil dari unit yang berbeda. Kunjungi dan lihat sendiri apartemen untuk memastikan tidak ada kerusakan dan sesuai dengan yang Anda butuhkan. Bila ada kerusakan, tanyakan kapan akan diperbaiki.

Ajukan pertanyaan pada pemilik apartemen

Pindah ke apartemen berarti sebuah komitmen besar, dan Anda tak perlu malu mengajukan pertanyaan. Selain pertanyaan spesifik yang Anda punya, beberapa pertanyaan berikut juga perlu Anda ajukan, seperti “Seberapa sering harga sewa dinaikkan?” Seberapa besar kenaikan harga sewanya?” atau “Kapan terahir renovasi dilakukan?”

Ambil foto apartemen


elshinta.com
Pemilik apartemen biasanya mengambil gambar apartemen sebelum Anda pindah dan setelah Anda pindah, lakukan hal serupa. Ambil gambar ketika Anda berkunjung, dan juga ketika Anda pindah ke apartemen. Dengan begitu bila pemilik menganggap Anda melakukan kerusakan padahal tidak, Anda punya bukti atas tuduhannya.

Periksa fasilitas apartemen

Jangan hanya melihat apartemen ketika Anda mengunjunginya, tapi pastikan semua berfungsi baik. Periksa keran air, flush di toilet, buka dan tutup pintu, dan nyalakan lampu. Lakukan ini untuk memastikan semua berfungsi dengan baik.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda bisa lebih mudah temukan apartemen impian. Selamat berburu apartemen!

Kurang-Kurangi Nonton Film Horror

pengabdi setan ibu bertanya

Ada yang mengatakan bahwa film horror merupakan sebuah paradoks psikologis manusia. Kenapa? Karena sewajarnya manusia itu takut dengan hal-hal horror. Tapi anehnya ketakutan ini yang malah di sukai dan malah di tonton. 

Hayati termasuk orang yang tidak terlalu suka nonton film horror. Alasannya bukan karena takut, tapi dia tidak mau membawa pikirannya pada imajinasi-imajinasi oleh makhluk menyeramkan tersebut. Hayati percaya kalau seseorang terlalu sering menonton film horror, maka secara psikologis dia akan lebih sering mempersepsikan ketakutan itu dalam kehidupan sehari-hari. 

Alhasil mereka yang sering menonton film porno horror, akan sering berhalusinasi dengan hal-hal yang berbau mistis. Misalnya ketika di rumah sendirian, pasti akan sering dipikirkan adalah bayang-bayang aneh. Ada benda jatuh, kita mengkhayalnya itu hantu. Atau ketika ada suara’keretek.. Keretek..” kita mikirnya hantu juga.  Padahal suara-suara aneh di rumah belum tentu hantu. Siapa tahu itu ibu-ibu pelakor naik matic.

Perasaan-perasaan takut itu sebenarnya halusinasi yang kita buat sendiri. Salah satu hal yang menyebabkan halusinasi itu adalah menonton film horror. Jadi jika kamu ingin menjadi orang yang lebih berani pergi ke tempat gelap atau tinggal di rumah sendirian maka cobalah berhenti menonton film horror. Kalau perlu jangan baca tulisan-tulisan horror dan segala yang berkaitan dengan hal itu. Percayalah, sedikit demi sedikit halusinasi kamu tentang hantu akan berkurang. 
Dan itu ter-ilhami oleh diri Hayati sendiri. Sejak kecil Hayati sering ditinggal sendiri di rumah karena orang tua bekerja atau pernah beberapa kali orang tua dan adik pergi ke luar kota dan Hayati selama seminggu di tinggal di rumah. Tidak ada ketakutan yang saya rasakan karena memang tidak ada yang perlu di halusinasikan tentang hal-hal horror.

Ini sama seperti seorang anak yang di didik dengan ditakuti-takuti dengan hantu. Makannnya dalam ilmu parenting, ada yang melarang orang tua untuk menakut-nakuti anak kecil dengan hal-hal horror karena bisa berdampak buruk bagi psikologis si anak di masa depan, teurama kelak setelah dewasa, anak akan jadi orang yang penakut. 

Tak terkecuali mereka yang sudah dewasa. Menikmati hal-hal yang berbau horror adalah paradoks dalam psikologi manusia. Karena dalam satu sisi, sebagian besar manusia takut pada hantu, tapi di sisi lain manusia justru selalu tertarik berbicara tentang hantu bahkan dengan senang hati membagi kisahnya pada kolom cermistik serta mendapat like dan share yang banyak.

Ada orang yang takut dengan hantu, tapi setiap malam jumat hobi baca cerita misteri. Ada orang yang takut hantu, tapi tiap ada film horror baru di bioskop, pasti antri paling depan. ya, itulah kita. Mungkin kamu salah satunya? 

Ketakutan manusia terhadap hal mistis sebenarnya berbanding terbaik dengan antusiasme penonton dimana film-film horror lokal macam Pengabdi Setan atau film luar yang banyak beredar selalu di tunggu-tunggu. ya, ketakutan yang ditunggu-tunggu. Seandainya ketakutan berupa kematian juga ditunggu-tunggu, mungkin dunia ini akan berakhir sebelum negara api menyerang.

Serunya menonton film horror secara tidak sadar bisa membuat kita menjadi orang yang penakut. Namun mungkin bagi sebagian orang, hal ini tidak terlalu berpengaruh. Ada yang sering nonton film horror, tapi tidak takut ketika di rumah sendirian. Apalagi kalau malam minggu. Sendirian di rumah sudah jadi makanan sehari-hari jomblo akut tingkat kolesterol stadium akhir. Karena bagi mereka, pergi keluar rumah tanpa memiliki pasangan lebih menakutkan daripada diam di rumah sendirian. 

Bukankah begitu, Kanda?

Jahe Merah Obat Herbal Masuk Angin

Masuk angin merupakan penyakit sejuta umat. Seorang artis Amerika papan triplek atas macam Selena Gomez pun pasti pernah merasakannya. Bedanya, sebagian dari kita memilih untuk di kerokan. kalau Selena memilih untuk jauh dari mantannya. azeeekkkk~

Menurut ilmu medis, masuk angin adalah kondisi yang membuat penderitanya merasa demam, panas, atau bisa juga panas dingin. Demam adalah kondisi ketahan tubuh yang melemah, dan stamina yang menurun, hal ini bisa jadi karena adanya beberapa faktor penyebab, misalnya cuaca, atau kondisi lingkungan yang kurang sehat akibat debu, kotoran dan bakteri. Selain itu juga masuk angin dan demam bisa disebabkan oleh faktor perjalanan seperti mengendarai jarak jauh dan lain - lain. Mengatasi masuk angin dan demam bisa diobati oleh manfaat herbal jahe merah.

Jahe merah merupakan jahe yang berbeda dengan jahe putih, karena biasanya jika jahe putih banyak digunakan sebagai bumbu rempah pelengkap masakan, namun jahe merah bisa digunakan sebagai alternatif obat atau jamu tradisional untuk mengatasi dan mengobati beberapa jenis gangguan kesehatan seperti masuk angin dan demam. Jahe merah mengandung zat yang dapat menghangatkan tubuh, oleh sebab itulah jahe merah bisa menjadi alternatif pengobatan tradisional karena jahe memiliki sifat pedas dan panas yang dapat menghangatkan badan serta menormalisasi darah sehingga kondisi stamina kembali normal dan vit. 

Untuk mendapatkan beragam obat yang terbuat dari herbal jahe merah kamu bisa menemukannya di GoApotik.com yang menyediakan obat herbal tradisional dari jahe merah untuk segala jenis penyakit seperti kolesterol, asam urat , darah tinggi dan lain sebagainya. 

image by channel Youtube KokBisa?

Rendang: Makanan Terenak di Dunia atau Omong Kosong Belaka?

rendang daging
Survei yang dilakukan CNN di tahun 2017 lalu mengejutkan banyak orang di Indonesia. Bagaimana tidak, survei tersebut menyatakan rendang sebagai makanan terenak di dunia. Apa benar survei itu valid dan bisa di ‘pertanggung jawabkan’ ?

Beberapa waktu belakangan ini kita sering dengar soal makanan Indonesia yang tercatat sebagai makanan terenak di dunia. Kabar ini meluas seantero nusantara. Terutama jika sedang membahas masalah kuliner, rendang selalu di dompleng dengan bangga sebagai makanan terenak di dunia. 

Tapi apakah kita pernah berpikir bagaimana proses surveinya sehingga rendang menduduki urutan teratas?

Memang, banyak informasi beredar soal kenikmatan makanan-makanan Indonesia. Bagi saya sebagai orang Indonesia pun tentu setuju jika ditanya rendang sebagai (salah satu) makanan khas indonesia yang enak. 

Tapi  yang namanya makanan, penilaiannya justru seringkali subjektif. Ini sama seperti kita menilai rupa atau wajah seseorang. Cantik atau tidak cantik, Ganteng atau kurang ganteng semuanya relatif. tergantung siapa yang melihat dan selera setempat. 

Sama juga dengan makanan. Setiap orang punya lidahnya sendiri dalam menilai makanan. Tentu setiap orang punya selera yang berbeda-beda.

baca juga: Lepas Hijab, Fenomena Biasa yang Dianggap Luar Biasa

Patokan makanan terenak bisa jadi bukan karena memang enak. Tapi seberapa populer makanan itu di mata orang-orang kebanyakan. Rendang dalam hal ini selain memang enak, makanan khas Padang ini juga sangat terkenal di Indonesia. 

Tapi dengan adanya survei yang memenangkan rendang sebagai makanan terenak menjadi persoalan karena belum banyak terdengar bahwa orang luar juga sering menyantap rendang. Bahkan dibanding burger, pizza, dan sushi. Belum pernah ada produk makanan yang mengkomersialkan rendang sebagai produk franchise (waralaba) di beberapa negara di dunia seperti halnya fried chicken oleh KFC atau pizza oleh Pizza Hut. 

Gembar-gembor media yang mengatakan rendang merupakan makanan terenak di dunia bisa jadi hanya voting yang kebetulan saja. Kenapa? ada beberapa alasan yang bisa saya jelaskan:

Pertama, survei yang sering diagung-agungkan di media, terutama di acara-acara kuliner tentang rendang sebenarnya tidak adil alias not fair. Buktinya survei lebih banyak di vote oleh netizen Indonesia yang notabene sudah familiar dengan makanan-makanan Indonesia. 

Kedua, menjadi sangat tidak fair lagi ketika jumlah voters keseluruhan tidak cukup mewakili dunia. Oke, mungkin jika survei dilakukan secara global itu ribet, memakan waktu, dan lain sebagainya. Tapi survei CNN beberapa waktu lalu hanya diikuti 35.000 voters yang tidak jelas asal usulnya. Dalam artian, kita tidak tahu persis dari negara mana saja orang yang melakukan vote terhadap survei tersebut. Bisa jadi jumlah voting hanya didominasi oleh orang dari negara tertentu saja, misalnya Indonesia.

Ketiga, survei makanan terenak menjadi tidak valid karena tidak ada jaminan bahwa orang yang suka makan rendang juga pernah mencoba Sushi. Sebaliknya, orang Jepang yang mengatakan sushi itu enak bahkan mungkin belum pernah merasakan rasa rendang itu seperti apa. Inilah yang saya sebut terlalu subjektif.

Bagaimana seseorang bisa menilai rendang makanan terenak kalau ia sendiri belum pernah mencoba rasa sushi, burger, pizza itu seperti apa. Atau bagaimana seseorang bisa mengatakan kalau sushi makanan terenak sedangkan ia belum pernah mencoba rendang, sasimi, burger. 

Kalau survei dilakukan hanya melalui votes online tanpa melalui proses tes makanan atau mencicipinya secara langsung maka validitasnya semakin diragukan. 

Seharusnya kalau memang ingin benar-benar fair, survei dilakukan dengan beberapa cara seperti:

Pertama, dilakukan dengan mengambil perwakilan (tester) tiap negara dengan jumlah yang sama secara acak. Dalam ilmu statistika ini dinamakan random sampling. Atau bila perlu perwakilan harus diwakilki oleh seorang ahli seperti koki terkenal atau pengamat makanan.

Kedua, setiap tester harus mencicipi setiap makanan dan masing-masing memberikan penilaian dengan hitungan nilai maksimal yang sudah disepakati agar tidak ada tester yang memberikan nilai yang tidak masuk akal yang akan terkesan tidak objektif.

Ketiga, makanan yang dicicipi harus dibedakan dari appetizer (makanan pembuka), main course (makanan berat) sampai dessert (makanan penutup). Hal ini dilakukan agar tiap makanan yang dianggap enak terklasifikasi berdasarkan jenis makanannya. 

Tapi lagi-lagi makanan terenak itu relatif. Meskipun sudah dibuat survei se-fair apapun dengan validitas yang bisa dipertanggung jawabkan, ya tetap saja makanan terenak itu sangat subjektif, tergantung siapa yang makan dan menyesuaikan dengan lidah tiap orang. 

Jadi, apa kita masih yakin bahwa rendang makanan terenak dunia? Atau hanya sebuah 'prestasi' yang kebetulan saja?

photo by liputan6.com
 
Copyright © 2015 :Daffa Ardhan. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates