BREAK

Opini

Review

Fiksi

Review Film "Bleeding Steel" Pengorbanan Ayah dan Obsesi Seorang Mutan

jacky chan bleeding steel
ambioni.com
Daya tarik utama film ini berada pada sang aktor laga yang sangat legend sekali. Siapa lagi kalau bukan Jacky Chan. Walaupun usianya sudah tak muda lagi, tapi seni bela diri yang ditampilkan dari setiap adegan menjadi hiburan tersendiri bagi penggemar film action

Saya sempat berpikir, Bleeding Steel sama seperti film-film Jacky Chan lainnya yang mana selalu mempertontonkan adegan perkelahian sebagai elemen utamanya. Tapi ternyata film ini punya daya tarik lain yang menarik untuk di tonton. 

Bleeding Steel memiliki genre yang lebih beragam dengan menggabungkan antara drama, fantasi, action dan fiksi ilmiah. Hanya saja sesuatu yang tidak berubah dan menjadi ciri khas dari film yang dibintangi Jacky Chan tetap muncul, yaitu selalu menjadi peran utama dan memiliki plot cerita yang bertema tentang adanya target penyelamatan.

baca juga: Review Film "Padmaavat" Kontroversi, Inspirasi dan Fakta Sejarah yang Ditutupi

Misalnya Jacky yang harus menyelematkan adiknya, kakaknya, pacarnya atau orang-orang yang ia sayangi. Hal itu yang membuat film Jacky Chan punya alur yang mudah ditebak walaupun tetap akan membuat penontonnya penasaran.

Sinopsis dan alur cerita

Adegan pertama dibuka dengan Lin Dong (Jacky Chan) yang mendapat kabar dari dokter bahwa anaknya, Xixi atau Nancy sedang kritis menghadapi penyakit leukimianya. Dengan terburu-buru, Lin pergi ke rumah sakit dengan mengendarai mobilnya dengan ugal-ugalan, menabrak fasilitas umum, membuat kemacetan dan masuk ke jalur trotoar. Semua itu dilakukan demi menemui anaknya.
ouyang nana bleeding steel
Xixi/Nancy (dok. pribadi)
Tapi adegan ini tidak masuk akal. Jika Lin Dong tinggal di indonesia, mungkin ia akan ditilang, dikejar dan ditangkap polisi. Maka justru masalah ini akan semakin rumit. Apalagi Lin berperan sebagai anggota kepolisian yang seharusnya mempertontonkan adegan yang lebih beretika. Tapi ya namanya juga film. Demi membuat penonton yang haus dengan adegan action Jacky Chan, pesan-pesan moral bagi penonton diabaikan. Jika Bleeding Steel dibuat menjadi film indonesia, mungkin sudah ada pihak bersumbu pendek yang memprotes. 

Namun disaat bersamaan Lin dihubungi rekan kerjanya untuk ikut dalam misi melindungi seorang saksi kunci pada sebuah kasus (yang tidak begitu diceritakan dalam film ini). Dengan berat hati, ia tidak jadi pergi ke rumah sakit dan memutuskan kembali kepada pekerjaannya. 

Dalam misi tersebut, Lin bersama rekan timnya bertemu dengan pasukan yang dipimpin oleh seorang mutan yang kuat. Terjadilah pertempuran yang tragis hingga menewaskan banyak sekali rekan pasukan Lin. Tapi ia tidak khawatir. Ia terus menebaki pasukan berjubah aneh tersebut dan ketika mutan mencoba mendekati saksi kunci, Lin datang menyerang dengan menabrak mutan tersebut ke arah tank yang berisi bahan bakar. Lalu Lin menembak bahan bakar itu sampai meledak. 

Kemudian sang saksi kunci menemukan handphone Lin yang tergelatak di tanah. ia mengangkat handphone tersebut dan mendengar suara dari dokter yang menangani anak Lin. 

Di 30 menit awal, saya sudah sedikit punya gambaran bagaimana film ini bisa menyelesaikan plot demi plot ceritanya. Walaupun sebelumnya saya belum dikasih spoilernya, tapi saya sudah tahu ceritanya akan dibawa kemana. Alurnya memang mudah ditebak. 

Setelah 13 tahun kemudian, muncul seorang wanita asia, sangat memberani, sedang berkelahi dengan seseorang di kantin sekolah. Wanita itu merupakan anak Lin yang dulu sempat dikabarkan meninggal karena leukimia namun atas bantuan sang professor, ia bisa hidup kembali dengan bantuan sebuah alat canggih berupa jantung buatan/mekanik hasil penemuannya.
Jantung mekanik ini yang jadi penyebab konflik cerita dimana sang mutan sangat ingin memiliki jantung tersebut karena dipercaya dapat membuat seseorang dapat menyembuhkan atau memperbaiki tubuhnya sendiri seperti seekor cicak yang dapat menumbuhkan ekornya yang putus. Namun karena jantung mekanik ini sudah ternanam di dalam tubuh Nancy maka mutan pun ingin mencuri jaringan darah pada jantungnya. 

Menurut saya konsep ceritanya mirip sekali seperti penemuan Dr. Connors di film Amazing Spiderman. Penelitiannya tentang rekayasa genetika yang dapat melahirkan gen super dan manusia dengan kemampuan memperbaiki sel tubuh dengan cepat.   

Pasukan Aneh 

Dalam film ini terdapat 2 tokoh antagonis dari mutan sampai wanita jadian-jadian yang disebut Women In Black atau dijuluki juga dengan sebutan Lady Fidget Spinners karena memiliki 2 senjata tajam yang beputar-putar mirip dengan mainan bocah SD bau tai itu. Mereka juga selalu didampingi oleh pasukan berjubah serba hitam. Mengingatkan saya pada pasukan musuh power ranger atau bahkan lebih mirip dengan pasukan densus 88 versi salah gaul.

Pasukan aneh ini menurut saya cukup menganggu. Ketika sang Mutan sudah beraksi cukup menyeramkan tapi dengan adanya pasukan aneh ini justru membuat sisi gelap dari figur mutan jadi terkesan jatuh. Saya mengerti kenapa pasukan ini tidak dibuat seperti layaknya agen-agen rahasia, memakai seragam khusus anti peluru dengan kemeja, Jas dan celana kain seperti bapak-bapak mau ke kondangan. 

Itu karena film ini menampilan genre fantasy dimana tokoh-tokoh antagonisnya punya kekuatan super sehingga pasukan aneh yang bertugas sebagai anak buah juga harus dikesankan seperti pasukan super walaupun faktanya kesan ini tidak terlihat dan nampak maksa banget.

Saya mencoba membuka memori ingatan saya ketika melihat tokoh Nancy yang diperankan oleh artis Tiongkok ini. Wajahnya sedikit familiar dan ya! Dia punya kemiripan dengan teman sekolah saya, atau ada satu youtuber hijab, Carla Rizki yang dulu sempat jadi model iklan sampo Sunsilk Hijab, dan ada pula kemiripan dengan salah satu penyanyi dangdut jebolan ajang pencarian bakat. Who Knows? Saya lupa namanya siapa. Coba anda tebak sendiri.

Artis bernama asli Ouyang Nana ini berakting dengan sangat baik. Beberapa dialog bahasa inggrisnya menjunjukan aksen yang tidak buruk untuk seorang gadis china tulen. Nampaknya dia cukup fasih dalam mengucapkan kalimat-kalimat bahasa inggrisnya. 

Dalam film ini juga terdapat sisi emosional antara seorang Nancy dengan sang ayah, Lin Dong. Nancy yang belasan tahun mencari keberadaan ayahnya dan Lin dengan terpaksa hanya bisa mengawasi kondisi anaknya dari kejauhan dan terus melindunginya sebagai sosok orang lain. 

Walaupun sedikit kecewa karena memasukan unsur fiksi ilmiah yang terkesan maksa. Tetapi saya sangat mengapresiasi karena menggabungkan fiksi ilmiah dengan action dari sang legend Jacky Chan membuat film ini lebih berwarna. Jadi bagi anda yang penasaran dengan film Tiongkok ini buruan nonton ya!

+++   +++   +++

Sutradara: Leo Zhang; Produser: Paul Currie, Kailuo Liu; Penulis: Leo Zhang; Musik: Fei Peng; Sinematografi: Tony Cheung; Penyunting: Kwong Chie-Leung; Produksi: Heyi Pictures, Sprakle Roll Media, PerfectVillage Entertaiment; Rilis: 22 Desember 2017 & 3 Januari 2018 (Indonesia); Durasi: 110 menit; Bahasa: Mandarin, English; Negara: China; Anggaran: - 

Pemeran: Jacky Chan (Lin Dong), Show Lo (Li Sen), Ouyang Nana (Xixi/Nancy), Tess Haubrich (Woman in Black/Lady Fidget Spinners), Callan Mulvey (Andrew), Erica Xia-hou (Xiao Su/Susan), Damien Garvey (Rick Rogers)

Review Film “Padmaavat” Kontroversi, Inspirasi dan Fakta ‘Sejarah’ yang Ditutupi

poster padmaavat
spidercinema.com 
Jika bukan karena kontroversinya, Padmaavat tidak akan menggerakan saya untuk menontonnya. Tapi film ini layak diberi apresiasi dari sinematografi dan latar tempat yang detail. Terlihat sekali bahwa budget filmnya memang besar. Sangat jauh perbandingannya dengan sinema serial Bollywood yang mengangkat genre yang sama seperti film india yang sering ibu-ibu tonton sambil masak pecel lele di ANTV dan channel lainnya. 

Padmaavat berkisah tentang seorang puteri kerajaan Sinhala bernama Rani Padmini atau lebih dikenal dengan nama Padmavati. Ia punya wajah yang sangat cantik hingga menarik perhatian raja rajbut dari Mewar, Ratan Singh untuk mempersunting dirinya. 

Kecantikan Padmavati didengar oleh Sultan Delhi yang serakah, Alauddin Khilji dari Raghav Chetan. Raghav dulunya merupakan guru spiritual Ratan Singh. Tetapi ia diusir dari Benteng Chittor karena telah sengaja mengintip kebersamaan Padmavati dengan sang raja. Dari situ, Raghav menyimpan dendam pada raja rajbut. Ia bersumpah akan menghancurkan kerajaan Mewar dengan caranya sendiri. 

Sumpah Reghav itu terwujud lewat Sultan Delhi, Alauddin Khilji. Ia mencoba mempengaruhi Sultan Alauddin--yang wajahnya mirip dengan Master Limbad versi ganteng--dengan menceritakan kecantikan Padmavati dan merayunya untuk menguasai kerajaan Mewar. Reghav berkata, Jika Alauddin menguasai Mewar, ia juga akan menguasai seluruh dunia. 


Alauddin akhirnya berambisi untuk mendapatkan ratu Padmavati beserta kerajaannya dengan menyatakan perang pada raja rajbut. Namun prosesnya tidak mudah. Ratan Singh yang idealis dan ratu Padmavati yang cerdik membuat Alauddin beberapa kali gagal menguasai kerajaan. Namun akhirnya, Alauddin berhasil membunuh raja rajbut dan akan segera mendapatkan ratu Padmavati yang sangat cantik itu. 

Tetapi, Padmavati mengajak para wanita di Mewar untuk melakukan ritual Jauhar yaitu prosesi membakar diri karena tidak sudi jika mereka menjadi rampasan perang Alauddin serta mereka ingin menghindari perbudakan dan eksploitasi wanita dari kelompok yang kalah dalam peperangan.

Suguhan Sinetografi dan Setting tempat yang detail

Setting tempat film Padmaavat dibuat seperti abad 13 dengan suasana timur tengah dan bangunannya yang khas. FYI, dulu saya sering dicekoki oleh nenek dan ibu saya dengan film Bollywood di stasiun televisi indonesia dan saya dibuat ngakak dengan setting tempat serta CGI yang sebelas-dua belas dengan sinetron ecek-ecek Indonesia yang memperlihatkan burung yang terbang atau tokoh yang mengapung di udara dengan segala kejanggalannya. Semua itu membuat saya ingin mengelus dada Mia Khalifa.
padmavati dan ratan singh
Padmavati dan Ratan Singh (screenshot film via dok. pribadi)
Sebagai orang yang bukan penggemar film Bollywood, saya cukup terganggu dengan adegan yang diselingi dengan nyanyi-nyanyi sambil menari-nari yang menjadi ciri khas film India. Padahal saya berharap jika adegan tersebut bisa diganti dengan penampilan Twice atau Red Velvet. Setidaknya itu bisa lebih memanjakan mata. Tapi kembali lagi, ini hanya masalah selera. Bagi penggemar Bollywood justru adegan joget-joget adalah adegan wajib yang harus ada. Jika tidak ada mungkin akan terasa kurang seperti halnya sayur tanpa garam.

Kontroversi Film Padmavaat

Sebenarnya, kisah heroik Padmavati ini menjadi legenda masyarakat hindu di India. Mereka mengganggap Padmavati sebagai kisah yang sangat menginsipirasi bahkan dianggap sebagai bagian dari sejarah hindu. Walaupun banyak sejarawan mengatakan bahwa cerita Padmavati tidak bisa dikategorikan sebagai sejarah karena tidak ada bukti yang menguatkan kisah ini. Kisah Padmavati hanya bersumber dari seorang penyair sufi, Malik Muhammad Jayasi di abad 16 yang dianggap ceritanya banyak diselipi kisah fantasi.

Film Padmaavat menjadi kontroversi di kalangan kelompok garis keras Hindu karena dianggap mendistorsi kisah aslinya. Mereka tidak terima jika ada salah satu scene dimana Sultan Alauddin bermimpi melakukan hubungan intim dengan ratu Padmavati (walaupun sutradara, Bhansali membantah tentang adanya scene itu). Kelompok muslim India juga tidak terima dan memprotes tokoh sejarah Alauddin yang dianggap menjelek-jelekan seorang Sultan dari kerajaan Islam.
Sultan Jalaluddin Padmaavat
Sultan Alauddin (Screenshot film via dok. pribadi)
Kontroversi sudah terjadi sejak awal pembuatan film sampai hari mendekati perilisannya, 1 desember 2017. Film ini teramcam dilarang tayang di India, bahkan sutradara sampai para pemainnya sempat mendapat ancaman pembunuhan. Namun Mahkamah Agung India tetap mengizinkan film ini tayang atas dasar kebebasan kreativitas. Pihak yang kontra juga memberikan syarat tertentu jika film ini benar-benar ingin tayang. Salah satunya mengubah judul film dari Padmavati menjadi Padmaavat. Sejak mengundang banyak protes itu pula perilisannya diundur sampai 25 januari 2018. 

Kisah yang sangat menginspirasi umat hindu India

Film ini memang punya fokus pada tokoh Padmavati sebagi sosok wanita sempurna. Tidak hanya cantik tapi cerdas luar biasa. Ia bahkan berhasil menyelamatkan Raja rajbut yang berhasil diculik oleh Alauddin untuk dijadikan umpan agar Padmavati mau bertemu dengannya. 

Namun diluar tokoh Padmavati, ada tokoh lain yang menarik untuk dibahas seperti istri pertama raja Ratan Singh yang sejak kemunculan Padmavati sudah menunjukan sikap iri. Ia juga secara tidak langsung telah mempertemukan Padmavati dengan sang suami, Ratan Singh karena ia menyuruhnya  untuk mencari mutiara kesayangan ke Sinhala.


Kemudian ada Raghav yang merupakan cikal bakal kenapa kisah Padmavati ini menjadi kisah yang menarik. Karena kalau bukan karenanya, Alauddin tidak akan pernah berambisi untuk mendapatkan Padmavati. 

Serta tidak akan ada cerita tentang keputusan Padmavati untuk membakar diri sebagai bentuk simbol kesetian pada suami mereka yang kalah dalam peperangan dan mereka menganggap kesucian diri mereka lebih penting daripada harus menyerahkan diri pada Sultan Alauddin yang licik.

Protes dari kelompok muslim

Sebelumnya saya sudah bercerita bahwa kelompok muslim di india pun memprotes tenang sosok Sultan Alauddin yang dianggap melecehkan sosok sultan dari kerjaan islam. Bukan India saja, Malaysia pun mengeluarkan nada yang sama soal tokoh Alauddin ini.

 Akan tetapi bagi saya tidak ada yang spesial dari sosok Alauddin selain kisahnya yang punya banyak kesamaan dengan para sultan yang hidup pada masa dinasti Umayyah sampai Turki Utsmani. Jika kalian pernah membaca sejarah islam, maka kalian akan mendegar kisah keji beberapa sultan yang memperebutkan kekuasan dengan cara memenggal sultan lain yang sedang berkuasa. 

Perebutan tahta kesultanan pada beberapa masa khilafah pada faktanya memang memperlihatkan sosok yang mirip seperti kisah Alauddin. Bedanya, jika kekejaman Alauddin bisa dikatakan fiksi tapi kisah kekejaman beberapa Sultan adalah kisah nyata yang ditulis lengkap oleh para sejarawan muslim. Lantas kenapa Alauddin di protes? Bukannya itu sama saja seperti menutupi fakta 'sejarah' yang ada?

Kenapa sebagian muslim tidak bisa menerima tokoh pemimpin muslim yang jelek sekalipun itu hanya fiksi? Padahal banyak fakta sejarah yang memperlihatkan pemimpin muslim yang jahat, yang sama sekali tidak menginterpretasikan pemimpin muslim yang baik. Terkadang seorang muslim juga tidak harus selalu melihat pemimpin muslim yang ideal karena pemimpin muslim yang buruk juga bisa dijadikan contoh dan pembelajaran bagi kita agar lebih bijak dalam pemilih pemimpin. Bukan kah begitu?

Bagi saya kontroversi ini berhubungan dengan fanatisme dalam beragama. Kisah yang baik seperti Padmavati bisa dijadikan contoh keberanian seorang wanita atau ratu yang bisa memotivasi bagi kaum wanita lain. Pun Jika Padmavati bukanlah sosok nyata layaknya superhero Wonder Woman, maka yang bisa diambil pembelajarannya adalah cerita positifnya dan yang dianggap negatif saya rasa penonton bisa menyikapi dengan bijak tanpa terprovokasi seperti kelompok kontra di India sana. Terlepas dari semua kontroversinya, sebagaimana sebuah film, Padmaavat tetap menjadi tayangan yang menghibur dan menginspirasi!

+++  +++  +++

Sutradara: Sanjaya Leeha Bhansali; Produser: Sanjay Leela Bhansali, Sudhanshu Vats, Ajit Andhare; Penulis: Sanjay Leela Bhansali, Prakash Kapadia; Musik: Sanjay Leela Bhansali, Sanchit Balhara; Sinematografi: Sudeep Chatterjee; Penyunting: Jayant Jadhar; Sanjay Leela Bhansali, Akiv Ali; Produksi: Bhansali Productions, Viacom 18 Motion Pictures; Rilis: 25 Januari 2018; Durasi: 164 menit; Bahasa: Hindi; Negara: India; Anggaran: 2,15 INR.

Pemeran: Deepika Padukone (Padmavati), Shahid Kapoor (Raten Singh), Ranveer Singh (Alauddin), Aditi Rao Hydari (Mehrunissa), Jim Sarbh (Malik Kafur), Anupriya Geonka (Nagmati), Raja Murad (Jallaludin).

Referensi:
- https://id.wikipedia.org/wiki/Padmaavat
- http://www.bbc.com/indonesia/majalah-42822229
- http://news.detik.com/internasional/d-3847380/malaysia-larang-film-kontroversial-bollywood-padmaavat
- https://news.detik.com/internasional/d-3847380/malaysia-larang-film-kontroversial-bollywood-padmaavat
- https://kumparan.com/@kumparannews/memahami-kronologi-kontroversi-film-padmavati

Gadis di Akhir November (2)

gadis di akhir november

Tidak terasa setahun lebih menunggu. Menahan penantian sejak lama. Gadis itu tak banyak berubah. Masih terlihat menarik dengan tubuh ringkihnya dan gaya bicaranya yang khas. 

Sebelumnya, berkali-kali aku berkata tentang harapan di masa depan yang kutahu sendiri kalau itu sulit mungkin terjadi. Kalaupun kesempatan ada di pelupuk mata, segan sekali untuk meraihnya. Kenapa? Sebab ada banyak hal yang tidak bisa dijelaskan lewat untaian kata. Berbagai alasan yang sangat sulit untuk diterima. 

Gadis itu memang tak menunjukan banyak perubahan. Tapi hatinya menunjukan pesona baru yang lebih mengembirakan. Aku tahu dari rona mukanya yang seringkali menguntit. Memperlihatkan bahwa dia sudah terbebas dari cengkraman lama dari pria yang selama ini ia cintai. Ia berhasil melerai kebimbangan yang selama ini ia kukuhkan.  

Aku, jujur, tak pernah senang mendengar kabar baik darinya. Bahkan ketika ia berkata pada teman sejawatnya dengan nada yang nakal sekalipun. Sesekali aku (mungkin) bermuram duka atas perpisahan yang penimpannya. Terlebih hubungan yang yang belasan minggu ia bangun. Parahnya, ia mengakhiri itu dengan penghianatan sang lelakinya. 

Bagaimana tidak, gadis itu kutahu sedang berlinang air mata di tengah sunyinya malam. Kutahu jika ia berharap cemas, menunggu keputusan yang sejak awal ia tahu apa akibatnya. Sekarang, akhir itu di depan mata. Ia harus menerima pil pahit dari gadis lain yang bahkan ia sendiri tidak kenal. Baginya, ini merupakan pengkhianatan tingkat dewa.

Kini gadis itu tahu, hubungan yang lama belum tentu indah dan yang singkat belum tentu rapuh. Semuanya tergantung bagaimana komitmen bersama. Kuncinya hanya ada pada kepercayaan, menahan godaan dan berusaha tidak membohongi diri sendiri. Apapun itu, tanpa terkecuali.

Namun, aku disini menemukan sisi lain yang gelap. Hal yang sebenarnya tidak pernah aku harapan. Bukankah dulu aku berharap ending ini akan terjadi? Lalu kenapa sekarang aku kecewa? Lebih-lebih menderita dari gadis itu?

Aku tahu kesempatan sudah menemukan titik terangnya. Samudera terbentang luas eloknya. Tetapi hentakan angin takkan bisa berbohong. Ada hal yang tidak bisa di-amin-kan. Ada sesuatu yang mengekang penyatuan antara kami berdua. Sesaat ini memang sangat-sangat memilukan. 

Bila kamu tahu. Lebih-lebih tahu antara perasaan yang sesungguhnya. Lebih-lebih tahu dari sang Maha Tahu. Kau pasti akan terjemak pada pada lingkaran yang sama. Bila hal ini terus terjadi, tidak akan kata selain mengakhiri ini dengan damai, penuh ketenangan. 

Jika ini masih menjemukan. Biarkan peluang itu berjalan dengan sendirinya. Membiarkan angin membawa takdir itu pada peristirahatannya. Bila itu tak juga berhasil, setidaknya aku bisa mengambil pelajaran berharga. Menepis gelagat tak karuan ini menjadi lebih baik.

Gadis di Akhir november,
(Masih) di harap-harapkan,
Tak lagi bimbang dengan keputusannya sendiri
Sayang, pertemuan baru tak menemukan takdirnya

29 Februari 2018

Photo by linternaute.com

Semua Orang Punya Kecenderungan Mendua

potensi selingkuh
Menurut Hayati, setiap orang punya kecenderungan  atau potensi memiliki lebih dari satu pasangan dalam sebuah hubungan percintaan. Lantas hal itu di-amin-kan oleh Kanda sebagai cerminan yang nyata. Hadeeuhhhh~

Tak disangka, seorang teman yang bernama Hayati ini sering memberi petuah-petuah indah tentang percintaan. Namun petuahnya seringkali bikin jleb bahkan secara tidak sadar Kanda dengan polos mengangguk-anggukan kepala seolah memang setuju dengan semua ucapannya soal panah-panah asmara.

Yang paling diingat dan paling membekas bagi seorang Kanda adalah teori Hayati tentang hubungan sepasang kekasih yang selamanya tidak selalu baik. Ia mengatakan kalau orang yang berpacaran punya potensi “mendua” dengan yang lain. “Presentasenya bahkan sampai 90 persen, bung!” kata Hayati dengan berapi-api.

Lantas kenapa bisa begitu? Kenapa setiap orang selalu punya kecenderungan untuk memilih pasangan lebih dari satu?

Sambil menghembuskan asap rokok dari cerutu keramatnya, Hayati berkata, “Karena kita makhluk perasa.”

"Coba aku tanya padamu,” lanjutnya. “Pernahkah kamu menyukai lebih dari satu wanita?”

“Maksudmu?”

“Coba sebutkan wanita cantik yang ada di fakultasmu? Pasti ada lebih dari satu kan!?”

“Wah, ya jelaslah. Fakultasku banyak wanita cantiknya.”

“itu merupakan sebuah tanda-tanda mendua, ingat!” tegas Hayati.

Perkataannya sungguh menusuk ubun-ubun. Apa yang dikatakan Hayati bukan sekedar teori tapi merupakan refleksi lelaki kebanyakan. Salah satunya dari diri Kanda sendiri. 

Pria dan wanita sama-sama punya kencendrungan untuk mendua. Dan sudah dipastikan kecenderungan tersebut tidak pernah bisa disampaikan secara langsung pada pasangan sendiri karena dianggap tabu. Padahal dalam hati kecil setiap pasangan yang memiliki hubungan emosional, selalu ada perasaan ‘menyesal’. Dalam artian seperti pepatah lama 'rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau dari rumput pada sendiri'.

Mereka yang sudah menjalani hubungan yang lama, pasti merasa bahwa masa pendekatan adalah masa yang paling indah. Tapi ketika perasaan deg-deg serrr saat masa pendekatan itu sudah hilang dan mulai datangnya titik jenuh dalam sebuah hubungan, maka secara naluriah, seseorang akan merindukan masa-masa pendekatan itu. 

Masalah masa-masa indah itu hanya bisa didapat dari hubungan yang lain, bukan hubungan yang sekarang. Contohlah ada seorang wanita yang sudah punya pasangan. Sudah menjalani hubungan cukup lama. Rasa-rasa indah pada masa PDKT sudah hilang.

Namun suatu waktu ada pria lain yang memberikan suplemen keindahan masa PDKT. Apa wanita itu akan menolaknya? kemungkinannya sangat kecil. Ini terjadi juga pada kehidupan Kanda.

baca juga: Kurang-Kurangi Nonton Film Horror

Hayati juga menambahkan dalam penuturannya kala itu, di tengah terik matahari yang dingin, bahwa hanya ada 2 kemungkinan sebuah hubungan bisa mendekati kata ‘putus’. 

Kemungkinan pertama, kedua belah pihak sama-sama sudah menemukan kata BOSAN.

Wajar memang jika kita bosan. Bosan itu manusiawi. Setiap orang pasti pernah merasa bosan. Jika manusia tidak pernah merasa bosan, maka peradaban tidak akan jalan. Bahkan sekelas Awkarin, jika dia tidak pernah merasa bosan pasti sampai saat ini dia masih jadi murid teladan dan tidak menjadi wanita urakan seperti sekarang.

Kemungkinan kedua, salah satu pihak atau keduanya sama-sama sudah menemukan kenyamanan dengan pasangan lain. 

Bagi orang awam, kemungkinan kedua ini terlihat horror. Tapi pada kenyataannya semua orang mungkin pernah melakukannya atau paling tidak punya kecenderungan untuk melakukan hal itu. 

Namun (masih kata Hayati) kecendrungan itu bisa diminimalisir. Caranya, kita perlu memposisikan diri sebagai ‘korban’. Jangan lakukan sesuatu yang kita sendiri tidak mau merasakannya. secara Sederhana, jika kamu tidak ingin di-dua-kan maka kamu jangan men-dua-kan. 

“Jika kita ingin medua, tapi tidak ingin di duakan berarti kita yang egois.” kata Hayati lagi dan lagi. Akan tetapi, masalahnya siapa yang sanggup menerima tantangan ini. Ini adalah cobaan terberat dalam sebuah hubungan. 

“Ini memang berat, tapi jika kamu sanggup kamu akan mengalahkan Dilan,” Kata Hayati sambil meminum botol Aqua yang sudah kosong. 

Pada intinya seorang Kanda memang tidak etis jika dia harus berselingkuh. Lebih baik jujur pada pasangan. Jika bosan kemudian ingin putus. katakanlah ingin putus secara baik-baik. Tapi apakah fair jika putus hanya karena bosan? Jika masih tetap kekeh ingin punya dua pasangan maka itu artinya Kanda serakah. Padahal seharusnya Kanda memikirkan nasib jomblo yang tidak kebagian jatah, jangan mau ambil dua-duanya.

sumber foto: merdeka.com

Bagaimana Cara Sewa Apartemen Secara Online?

sewa apartemen
Menemukan apartemen yang tepat bisa jadi pengalaman yang menimbulkan stres. Tapi internet menyediakan begitu banyak informasi untuk membantu pencarian Anda lebih mudah. Meski semua postingan tentang apartemen bisa sangat menarik, Anda dapat temukan yang Anda inginkan setelah mempersempit pilihan dan menggunakan pencarian yang tepat.

Ketahui berapa anggaran Anda

Sebelum Anda menentukan jenis apartemen yang diinginkan, Anda perlu realistis mempertimbangkan uang yang Anda miliki. Bagi pemasukan Anda ke beberapa bagian seperti biaya makan, belanja, dan hal lain yang membutuhkan biaya. Ketika Anda tahu berapa besar yang mampu. Anda keluarkan untuk sewa apartemen, Anda bisa lebih efektif mulai mencari apartemen.

Kebanyakan penyewa menyiapkan 25 sampai 30 persen pemasukan untuk membayar sewa. Yang perlu diingat, jumlah ini tidak hanya untuk biaya sewa, tapi juga biaya seperti listrik, air, dan semacamnya.

Pertimbangkan juga bagaimana Anda bepergian sehari-hari. Apakah Anda menggunakan transportasi umum? Bila Anda menggunakan kendaraan pribadi, apakah Anda harus membayar parkir? Bila Anda tidak mampu membayar sewa, membagi biaya sewa bersama teman bisa jadi pilihan bijak. Tapi pastikan untuk membuat kesepakatan untuk berbagi biaya sewa.

Tentukan fasilitas yang jadi prioritas Anda

www.pcquest.com
Memiliki ide jelas tentang apa yang Anda inginkan dari sebuah apartemen akan membantu memperkecil pilihan ketika memulai pencarian. Apa yang paling penting bagi Anda? Apakah apartemen harus memiliki mesin cuci, view menarik, dan ada lebih dari satu kamar? Hal yang Anda anggap penting akan membantu menentukan apartemen mana yang harus Anda pilih.

Tentukan lokasi

Lokasi langsung memberi pengaruh besar kapanpun Anda memutuskan untuk pindah. Lokasi menentukan harga, keamanan, kenyaman, dan sebagainya. Selalu periksa lingkungan apartemen sebelum Anda pindah.

Misalnya, bila Anda berniat sewa Apartemen Kemang Village, lihat Google Maps dan lihat ada apa saja di sekitar apartemen. Apakah ada pertokoan, restoran, atau gym? Apakah ada fasilitas yang penting menurut Anda. Kunjungi area tersebut bila memungkinkan. Lihat di waktu berbeda dan ketahui seperti apa kondisi lingkungannya.

Buat postingan di media sosial

Sebelum secara acak mencari apartemen di berbagai website, Anda bisa coba cari tahu apakah teman-teman Anda di media sosial punya informasi tentang apartemen yang disewakan. Referensi personal jadi cara tepat mencari apartemen. Internet memungkinkan Anda mengenal ratusan bahkan ribuan orang. Anda tak pernah tahu siapa teman yang mungkin ingin menyewakan apartemennya.

Anda bisa buat postingan kalau Anda ingin mencari sewa apartemen di Jakarta Selatan dan meminta referensi. Pastikan teman-teman Anda mengirim pesan pribadi tentang informasi ini.

Gunakan website spesialis sewa apartemen

Meski kebanyakan situs real estate memiliki daftar apartemen yang disewakan, ada website yang spesialis dalam sewa apartemen. Sebelum pindah ke website yang lebih umum, coba situs yang spesifik tentang sewa apartemen. Ini membuat Anda lebih mudah melakukan pencarian dan menemukan apa yang Anda cari.

Masukkan informasi yang dibutuhkan ketika melakukan pencarian di situs ini, seperti rentang harga sewa, lokasi, luas unit, dan fasilitas yang Anda inginkan.

Buat iklan di internet

Anda bisa posting iklan yang memberitahukan Anda sedang mencari apartemen. Ada juga situs real estate yang memungkinkan Anda memposting iklan di dalamnya.

Ketika membuat postingan iklan, pastikan Anda menyebutkan area yang ingin Anda tinggali, berapa besar anggaran sewa, apakah Anda memiliki hewan peliharaan, dan informasi yang akan membantu pemilik apartemen menemukan dan menawarkan apartemen mereka.

Lakukan pencarian apartemen di area Anda melalui internet

Mungkin ada website atau postingan yang tidak Anda temukan ketika menggunakan metode sebelumnya. Untuk membuka kesempatan ini, coba lakukan pencarian internet menggunakan kata kunci “apartemen disewakan” dan area yang Anda inginkan. Kemungkinan Anda bisa temukan beberapa postingan yang Anda lewatkan.

Langsung hubungi pemilik apartemen

Jangan hanya mengandalkan website atau email. Bicaralah pada pemilik apartemen lewat telepon ketika mencari tahu tentang apartemen yang disewakan. Ini untuk memastikan Anda tahu siapa yang Anda ajak bicara dan memastikan kalau semua berjalan lancar.

Buat janji untuk melihat apartemen

Jangan sampai Anda menyewa apartemen tanpa melihatnya secara langsung. Foto pada webstie bisa menyamarkan kerusakan atau bahkan diambil dari unit yang berbeda. Kunjungi dan lihat sendiri apartemen untuk memastikan tidak ada kerusakan dan sesuai dengan yang Anda butuhkan. Bila ada kerusakan, tanyakan kapan akan diperbaiki.

Ajukan pertanyaan pada pemilik apartemen

Pindah ke apartemen berarti sebuah komitmen besar, dan Anda tak perlu malu mengajukan pertanyaan. Selain pertanyaan spesifik yang Anda punya, beberapa pertanyaan berikut juga perlu Anda ajukan, seperti “Seberapa sering harga sewa dinaikkan?” Seberapa besar kenaikan harga sewanya?” atau “Kapan terahir renovasi dilakukan?”

Ambil foto apartemen


elshinta.com
Pemilik apartemen biasanya mengambil gambar apartemen sebelum Anda pindah dan setelah Anda pindah, lakukan hal serupa. Ambil gambar ketika Anda berkunjung, dan juga ketika Anda pindah ke apartemen. Dengan begitu bila pemilik menganggap Anda melakukan kerusakan padahal tidak, Anda punya bukti atas tuduhannya.

Periksa fasilitas apartemen

Jangan hanya melihat apartemen ketika Anda mengunjunginya, tapi pastikan semua berfungsi baik. Periksa keran air, flush di toilet, buka dan tutup pintu, dan nyalakan lampu. Lakukan ini untuk memastikan semua berfungsi dengan baik.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda bisa lebih mudah temukan apartemen impian. Selamat berburu apartemen!

Kurang-Kurangi Nonton Film Horror

pengabdi setan ibu bertanya

Ada yang mengatakan bahwa film horror merupakan sebuah paradoks psikologis manusia. Kenapa? Karena sewajarnya manusia itu takut dengan hal-hal horror. Tapi anehnya ketakutan ini yang malah di sukai dan malah di tonton. 

Hayati termasuk orang yang tidak terlalu suka nonton film horror. Alasannya bukan karena takut, tapi dia tidak mau membawa pikirannya pada imajinasi-imajinasi oleh makhluk menyeramkan tersebut. Hayati percaya kalau seseorang terlalu sering menonton film horror, maka secara psikologis dia akan lebih sering mempersepsikan ketakutan itu dalam kehidupan sehari-hari. 

Alhasil mereka yang sering menonton film porno horror, akan sering berhalusinasi dengan hal-hal yang berbau mistis. Misalnya ketika di rumah sendirian, pasti akan sering dipikirkan adalah bayang-bayang aneh. Ada benda jatuh, kita mengkhayalnya itu hantu. Atau ketika ada suara’keretek.. Keretek..” kita mikirnya hantu juga.  Padahal suara-suara aneh di rumah belum tentu hantu. Siapa tahu itu ibu-ibu pelakor naik matic.

Perasaan-perasaan takut itu sebenarnya halusinasi yang kita buat sendiri. Salah satu hal yang menyebabkan halusinasi itu adalah menonton film horror. Jadi jika kamu ingin menjadi orang yang lebih berani pergi ke tempat gelap atau tinggal di rumah sendirian maka cobalah berhenti menonton film horror. Kalau perlu jangan baca tulisan-tulisan horror dan segala yang berkaitan dengan hal itu. Percayalah, sedikit demi sedikit halusinasi kamu tentang hantu akan berkurang. 
Dan itu ter-ilhami oleh diri Hayati sendiri. Sejak kecil Hayati sering ditinggal sendiri di rumah karena orang tua bekerja atau pernah beberapa kali orang tua dan adik pergi ke luar kota dan Hayati selama seminggu di tinggal di rumah. Tidak ada ketakutan yang saya rasakan karena memang tidak ada yang perlu di halusinasikan tentang hal-hal horror.

Ini sama seperti seorang anak yang di didik dengan ditakuti-takuti dengan hantu. Makannnya dalam ilmu parenting, ada yang melarang orang tua untuk menakut-nakuti anak kecil dengan hal-hal horror karena bisa berdampak buruk bagi psikologis si anak di masa depan, teurama kelak setelah dewasa, anak akan jadi orang yang penakut. 

Tak terkecuali mereka yang sudah dewasa. Menikmati hal-hal yang berbau horror adalah paradoks dalam psikologi manusia. Karena dalam satu sisi, sebagian besar manusia takut pada hantu, tapi di sisi lain manusia justru selalu tertarik berbicara tentang hantu bahkan dengan senang hati membagi kisahnya pada kolom cermistik serta mendapat like dan share yang banyak.

Ada orang yang takut dengan hantu, tapi setiap malam jumat hobi baca cerita misteri. Ada orang yang takut hantu, tapi tiap ada film horror baru di bioskop, pasti antri paling depan. ya, itulah kita. Mungkin kamu salah satunya? 

Ketakutan manusia terhadap hal mistis sebenarnya berbanding terbaik dengan antusiasme penonton dimana film-film horror lokal macam Pengabdi Setan atau film luar yang banyak beredar selalu di tunggu-tunggu. ya, ketakutan yang ditunggu-tunggu. Seandainya ketakutan berupa kematian juga ditunggu-tunggu, mungkin dunia ini akan berakhir sebelum negara api menyerang.

Serunya menonton film horror secara tidak sadar bisa membuat kita menjadi orang yang penakut. Namun mungkin bagi sebagian orang, hal ini tidak terlalu berpengaruh. Ada yang sering nonton film horror, tapi tidak takut ketika di rumah sendirian. Apalagi kalau malam minggu. Sendirian di rumah sudah jadi makanan sehari-hari jomblo akut tingkat kolesterol stadium akhir. Karena bagi mereka, pergi keluar rumah tanpa memiliki pasangan lebih menakutkan daripada diam di rumah sendirian. 

Bukankah begitu, Kanda?

Jahe Merah Obat Herbal Masuk Angin

Masuk angin merupakan penyakit sejuta umat. Seorang artis Amerika papan triplek atas macam Selena Gomez pun pasti pernah merasakannya. Bedanya, sebagian dari kita memilih untuk di kerokan. kalau Selena memilih untuk jauh dari mantannya. azeeekkkk~

Menurut ilmu medis, masuk angin adalah kondisi yang membuat penderitanya merasa demam, panas, atau bisa juga panas dingin. Demam adalah kondisi ketahan tubuh yang melemah, dan stamina yang menurun, hal ini bisa jadi karena adanya beberapa faktor penyebab, misalnya cuaca, atau kondisi lingkungan yang kurang sehat akibat debu, kotoran dan bakteri. Selain itu juga masuk angin dan demam bisa disebabkan oleh faktor perjalanan seperti mengendarai jarak jauh dan lain - lain. Mengatasi masuk angin dan demam bisa diobati oleh manfaat herbal jahe merah.

Jahe merah merupakan jahe yang berbeda dengan jahe putih, karena biasanya jika jahe putih banyak digunakan sebagai bumbu rempah pelengkap masakan, namun jahe merah bisa digunakan sebagai alternatif obat atau jamu tradisional untuk mengatasi dan mengobati beberapa jenis gangguan kesehatan seperti masuk angin dan demam. Jahe merah mengandung zat yang dapat menghangatkan tubuh, oleh sebab itulah jahe merah bisa menjadi alternatif pengobatan tradisional karena jahe memiliki sifat pedas dan panas yang dapat menghangatkan badan serta menormalisasi darah sehingga kondisi stamina kembali normal dan vit. 

Untuk mendapatkan beragam obat yang terbuat dari herbal jahe merah kamu bisa menemukannya di GoApotik.com yang menyediakan obat herbal tradisional dari jahe merah untuk segala jenis penyakit seperti kolesterol, asam urat , darah tinggi dan lain sebagainya. 

image by channel Youtube KokBisa?

Rendang: Makanan Terenak di Dunia atau Omong Kosong Belaka?

rendang daging
Survei yang dilakukan CNN di tahun 2017 lalu mengejutkan banyak orang di Indonesia. Bagaimana tidak, survei tersebut menyatakan rendang sebagai makanan terenak di dunia. Apa benar survei itu valid dan bisa di ‘pertanggung jawabkan’ ?

Beberapa waktu belakangan ini kita sering dengar soal makanan Indonesia yang tercatat sebagai makanan terenak di dunia. Kabar ini meluas seantero nusantara. Terutama jika sedang membahas masalah kuliner, rendang selalu di dompleng dengan bangga sebagai makanan terenak di dunia. 

Tapi apakah kita pernah berpikir bagaimana proses surveinya sehingga rendang menduduki urutan teratas?

Memang, banyak informasi beredar soal kenikmatan makanan-makanan Indonesia. Bagi saya sebagai orang Indonesia pun tentu setuju jika ditanya rendang sebagai (salah satu) makanan khas indonesia yang enak. 

Tapi  yang namanya makanan, penilaiannya justru seringkali subjektif. Ini sama seperti kita menilai rupa atau wajah seseorang. Cantik atau tidak cantik, Ganteng atau kurang ganteng semuanya relatif. tergantung siapa yang melihat dan selera setempat. 

Sama juga dengan makanan. Setiap orang punya lidahnya sendiri dalam menilai makanan. Tentu setiap orang punya selera yang berbeda-beda.

baca juga: Lepas Hijab, Fenomena Biasa yang Dianggap Luar Biasa

Patokan makanan terenak bisa jadi bukan karena memang enak. Tapi seberapa populer makanan itu di mata orang-orang kebanyakan. Rendang dalam hal ini selain memang enak, makanan khas Padang ini juga sangat terkenal di Indonesia. 

Tapi dengan adanya survei yang memenangkan rendang sebagai makanan terenak menjadi persoalan karena belum banyak terdengar bahwa orang luar juga sering menyantap rendang. Bahkan dibanding burger, pizza, dan sushi. Belum pernah ada produk makanan yang mengkomersialkan rendang sebagai produk franchise (waralaba) di beberapa negara di dunia seperti halnya fried chicken oleh KFC atau pizza oleh Pizza Hut. 

Gembar-gembor media yang mengatakan rendang merupakan makanan terenak di dunia bisa jadi hanya voting yang kebetulan saja. Kenapa? ada beberapa alasan yang bisa saya jelaskan:

Pertama, survei yang sering diagung-agungkan di media, terutama di acara-acara kuliner tentang rendang sebenarnya tidak adil alias not fair. Buktinya survei lebih banyak di vote oleh netizen Indonesia yang notabene sudah familiar dengan makanan-makanan Indonesia. 

Kedua, menjadi sangat tidak fair lagi ketika jumlah voters keseluruhan tidak cukup mewakili dunia. Oke, mungkin jika survei dilakukan secara global itu ribet, memakan waktu, dan lain sebagainya. Tapi survei CNN beberapa waktu lalu hanya diikuti 35.000 voters yang tidak jelas asal usulnya. Dalam artian, kita tidak tahu persis dari negara mana saja orang yang melakukan vote terhadap survei tersebut. Bisa jadi jumlah voting hanya didominasi oleh orang dari negara tertentu saja, misalnya Indonesia.

Ketiga, survei makanan terenak menjadi tidak valid karena tidak ada jaminan bahwa orang yang suka makan rendang juga pernah mencoba Sushi. Sebaliknya, orang Jepang yang mengatakan sushi itu enak bahkan mungkin belum pernah merasakan rasa rendang itu seperti apa. Inilah yang saya sebut terlalu subjektif.

Bagaimana seseorang bisa menilai rendang makanan terenak kalau ia sendiri belum pernah mencoba rasa sushi, burger, pizza itu seperti apa. Atau bagaimana seseorang bisa mengatakan kalau sushi makanan terenak sedangkan ia belum pernah mencoba rendang, sasimi, burger. 

Kalau survei dilakukan hanya melalui votes online tanpa melalui proses tes makanan atau mencicipinya secara langsung maka validitasnya semakin diragukan. 

Seharusnya kalau memang ingin benar-benar fair, survei dilakukan dengan beberapa cara seperti:

Pertama, dilakukan dengan mengambil perwakilan (tester) tiap negara dengan jumlah yang sama secara acak. Dalam ilmu statistika ini dinamakan random sampling. Atau bila perlu perwakilan harus diwakilki oleh seorang ahli seperti koki terkenal atau pengamat makanan.

Kedua, setiap tester harus mencicipi setiap makanan dan masing-masing memberikan penilaian dengan hitungan nilai maksimal yang sudah disepakati agar tidak ada tester yang memberikan nilai yang tidak masuk akal yang akan terkesan tidak objektif.

Ketiga, makanan yang dicicipi harus dibedakan dari appetizer (makanan pembuka), main course (makanan berat) sampai dessert (makanan penutup). Hal ini dilakukan agar tiap makanan yang dianggap enak terklasifikasi berdasarkan jenis makanannya. 

Tapi lagi-lagi makanan terenak itu relatif. Meskipun sudah dibuat survei se-fair apapun dengan validitas yang bisa dipertanggung jawabkan, ya tetap saja makanan terenak itu sangat subjektif, tergantung siapa yang makan dan menyesuaikan dengan lidah tiap orang. 

Jadi, apa kita masih yakin bahwa rendang makanan terenak dunia? Atau hanya sebuah 'prestasi' yang kebetulan saja?

photo by liputan6.com

Review Film “Downsizing” Obsesi Menjadi Manusia Kerdil dan Misi Menyelamatkan Bumi

review film downsizing
Secara tersirat, Downsizing memberikan banyak kritik sosial tentang kehidupan manusia jaman now yang cenderung hedonis dan mencari jalan pintas untuk mencari kemampanan hidup. Serta bagaimana manusia mencari solusi yang 'tidak masuk akal' untuk menyelamatkan bumi dari kehancuran yang diakibatkan oleh manusia itu sendiri.

Hal pertama yang saya pikirkan ketika melihat film Downsizing adalah saya teringat dengan sebuah anime Jepang, Attack on Titan yang merupakan kisah antara manusia berukuran normal dengan manusia berukuran super besar. Walaupun konflik ceritanya sangat jauh berbeda akan tetapi konsep tentang adanya manusia besar dan manusia kecil cukup membuat saya terkesan. Terlebih ketika saya melihat banyaknya tembok-tembok besar yang mengelilingi sebuah kota dalam filmnya.

Downsizing merupakan film fiksi ilmiah yang menceritakan hasil ekperimen seorang ilmuan Norwegia, Dr. Jorgen Asbjornsen (Rolf Lassgard) yang dapat mengecilkan ukuran makhluk hidup, flora dan fauna termasuk manusia. Manusia setinggi 1,8 meter saja bisa dikecilkan hingga seukuran 12,9 cm.

Ekperimen ini menjadi terlihat menakjubkan karena sang penemu mencoba mengangkat isu tentang ledakan penduduk yang mengancam manusia di masa depan. Ia berpikir untuk mengurangi banyaknya penduduk dunia dengan memperkecil ukuran tubuh manusia serta kehidupan didalamnya sehingga ledakan penduduk tidak akan berpengaruh pada kondisi bumi.

baca juga: Review Film "Bad Genius" Ketika Menyontek Jadi Kejahatan Internasional

Jorgen juga mengangkat isu-isu lingkungan dengan mengatakan bahwa sumber daya alam yang digunakan manusia ‘mini’ hanya sedikit, ditambah dengan limbah rumah tangga, produk manufaktur, jumlah makanan yang minim dan ini berpengaruh pada dampak pencemaran alam yang bisa diminimalisir sekecil mungkin.

Ketika ekperimen ini mulai di komersialisasikan, ada satu hal yang membuat proyek ini nampak seksi di mata orang-orang kelas menengah. Sebab proyek ini dapat mewujudkan mimpi orang-orang yang ingin memiliki rumah super mewah. 

Bagaimana tidak, sebuah kota untuk manusia kerdil dibangun bernama leaveland dan disana siapa saja dapat memiliki rumah-rumah mini yang super mewah dengan biaya pembuatan yang tidak semahal dengan rumah orang-orang normal. Bahkan seseorang yang telah menjadi manusia mini dapat menghemat pengeluaran keuangannya karena konsumsi kebutuhan primernya yang sangat rendah. Dengan begitu semua orang bisa berubah seperti orang kaya tanpa harus bersusah payah.

Kisah tokoh Paul 

Salah satu orang yang sangat tertarik dengan untuk mengikuti program pengecilan tubuh ini adalah Paul Safranek yang dulu bermimpi memiliki rumah mewah bersama sang Istri, Audrey Safranek (Kristen Wiig). Namun kondisi keuangannya yang tidak memungkinkan menyebabkan mimpi itu hanya jadi angan-angan saja. Melihat adanya proyek pengecilan tubuh dengan iming-iming rumah mewah akhirnya dia dan sang istri memutuskan untuk menjadi bagian dari proyek manusia kerdil ini. 

Proses mengecilan tubuh dillakukan oleh sejumlah ahli dengan mengikuti beberapa prosedur. Salah satunya mereka harus memotong semua rambut, baik itu rambut yang ada di kepala, ketiak, halis, kaki atau di tempat kemaluan. Selain itu gigi-gigi mereka juga perlu dicabut. Kemudian seorang perawat akan menyuntikan serum yang dapat mengecilkan tubuh dengan proses pengecilan selama 1-2 jam.

Namun di tengah proses pengecilan, diam-diam istrinya berubah pikiran. Ia tidak terima jika rambut dan halisnya harus dicukur habis. Ia juga merasa sedih jika harus meninggalkan dunia normalnya bersama teman-teman. Akhirnya Paul hanya menikmati kehidupan barunya sebagai manusia kerdil di rumah mewah sendirian.

Kisah Cinta dengan Wanita Vietnam yang Nanggung

Sisi roman dari fim downsizing adalah adanya kisah percintaan antara Paul dan seorang pembantu yang bekerja di rumah tetangganya, Dusan. Paul yang merupakan seorang terapis fisik melihat pembantu itu berjalan tidak normal. Ia tahu bahwa pembantu itu menggunakan kaki palsu. Kemudian Paul tertarik untuk merawatnya. Hingga suatu waktu ia tak sengaja menghancurkan kaki palsu tersebut. Dari situ untuk membalas kesalahannya, Paul harus membantu pekerjaannya hingga ia sembuh. Dari situ hubungan Paul dengan Ngoc Lan Tran Mulai dekat. 

Kedekatan antara keduanya bagi saya tidak seromantis yang dibayangkan. Kepribadian .. Yang cuek dan tidak adanya kemesraan sejak awal membuat saya berpikir awalnya mereka tidak akan memiliki hubungan emosional yang serius. Namun saya kaget ketika keduanya melakukan hubungan seksual yang katakanlah terlalu terburu-buru. Saya merasa tidak ada tahapan yang menandakan bahwa mereka akan dipasangkan yang kemudian sisi romance nya menjadi terasa nanggung. 

Lagipula dalam salah satu scene memperlihatkan Paul yang sempat dekat dengan seorang single mother namun terkesan hanya tempelan saja karena hanya muncul beberapa saat dan hubungannya putus di tengah jalan.

baca juga: Review Film "The Pirates Of Somalia" Menjadi Jurnalis Tidak Pernah Semengerikan Ini

Seharusnya scene pertemuannya dengan single mother itu dibuang dan kenapa tidak sejak awal Paul bertemu dengan Ngoc Lan Tran (Hong Chau) saja agar memberi porsi cerita yang lebih panjang agar penonton bisa merasakan kedekatan 2 tokoh ini lebih lama, yang mungkin akan membuat film ini lebih terlihat sisi romancenya.

Latar tempat dengan detail yang baik

Manusia kerdil tinggal di sebuah kota mini bernama levealand yang dikelilingi oleh tembok-tembok tinggi serta lapisan kaca diatasnya untuk melindungi mereka dari gangguan dari dunia luar, dunia orang normal. (latar ini yang mengingatkan saya pada Titan).

Kita bisa menyaksikan tembok-tembok besar itu di sepanjang film dan lapisan kaca transfaran yang melindungi kota nampak sekali terlihat menebus awan-awan. Ini mengisyaratkan latar yang memang dibuat sedemikian rupa untuk memperjelas bahwa manusia kerdil memang tinggal di levealand. 

adapula jenis kendaraan mobil yang unik. Mereka tidak menggunakan mobil-mobil sebagaimana mobil manusia normal. Akan tetapi downsizing secara tidak langsung menjelaskan kalau leaveland memiliki mobil yang diproduksi sendiri. 

Sebuah Kritik Sosial

Sejak awal film ini memang memberi pesan yang nyata bagi penonton tentang kritik sosial yang muncul dari kehidupan manusia jaman sekarang. Betapa kita terbelenggu pada kehidupan yang hedonis. Obsesi menjadi manusia kerdil yang awalnya baik justru menjadi malapetaka pada keadaan sosial, politik, ekonomi maupun situasi keamanan dunia. Bahkan ketika manusia ingin mendapatkan segala sesuatu dengan mudah maka akan selalu ada aspek yang dikorbankan. Dan downsizing dengan apik berhasil menyampaikan sisi kritik sosial yang baik untuk penontonnya.

photo by redcarpetnewstv.com

Jika Merasa Tersinggung, Apa yang Harus Dilakukan?

marah marah
Merasa Tersinggung itu normal, yang tidak normal adalah jika kita menyikapinya dengan tidak santai atau marah-marah.

Tersinggung merupakan kata negatif yang diawali dari perbedaan paham. Bisa juga menjadi titik awal seseorang menjadi tidak suka. Setiap orang, punya wilayah pribadi yang pasti ingin dihargai.

Terkadang ada orang yang memang tidak ingin dikatakan kalau dia tersinggung. Mencoba mengelak bahwa apa yang mereka lakukan bukan bentuk dari kata tersinggung, tapi sebagian berdalih dengan mengatakan hanya tidak setuju dengan pendapat orang lain, mencoba membantah argumen orang lain dan masih banyak lagi.

Bagi saya, tersinggung adalah hal yang manusiawi. Ada banyak hal di dunia yang tidak bisa di sepahamkan begitu saja. Maka tidak aneh kalau pada hakekat manusia suka berdebat. Suka dengan membantah argumen lain, suka merasa diri sendiri paling benar dan orang lain dianggap salah mutlak.


Tapi, sikap kita terhadap singgungan orang lain tidak melulu harus dibalas dengan singgungan juga. Apalagi jika respon yang kita terima dan kita ambil sebagai bentuk perlawanan yang harus segera dibantah.

Misalnya, kita tidak suka dengan dengan argumen si A, maka lantas kita melawan argumen A dengan argumen kita sendiri. Agar semakin gereget, kita membalas argumen lebih gahar, lebih spektukuler. Agar apa? Agar kita bisa memenangkan perdebatan itu. Padahal perdebatan bukan siapa menang, siapa kalah.

Perdebatan mungkin akan membuka pikiran seseorang. Membuka pemikiran-pemikiran sempit yang selalu di terdoktrin dengan pemikiran lama. Tapi jika seseorang itu tidak mampu mengontrol pemikiran baru dari orang lain maka yang terjadi adalah perdebatan baru.

Jadi kembali pada paragraf pertama. Jika tersinggung apa yang harus kita lakukan?

Pertama, kita harus mengakui pada diri sendiri bahwa kita tersinggung. cirinya, kita merasa tidak enak dengan apa yang orang lain bicarakan.

Kedua, pikirkan kenapa hal itu membuat tesinggung. Apa itu berhubungan dengan diri kita, keluarga kita, atau orang-orang yang kita cintai coba jelaskan pada diri sendiri.

Ketiga, menerima. merasa tersinggung (sekali lagi) memang manusiawi. Oleh sebab itu, kita harus merasa bahwa perasaan itu adalah hal normal. Ttidak usah dibawa ke-hati, sampai rasa tersinggung itu berubah menjadi dendam kesumat yang tidak berkesudahan.

Keempat, turunkan ego. ketika tersinggung, biasanya ego meningkat. Rasa untuk membalas singgungan orang lain dengan singgungan lagi tidak akan menyelesaikan masalah. Justru kita harus legowo, sabar dan berusaha menurunkan egoisitas kita bahwa tak ada salahnya orang lain mengatakan sesuatu yang membuat kita tersinggung. Toh apa yang mereka katakan belum tentu benar. Justru perasaan tersinggung itu bisa jadi bahan intropeksi diri untuk menjadi manusia yang lebih baik.

image by intisari.grid.id

Menghindari Keinginan Bunuh Diri dengan Agama

bunuh diri dengan agama

Agama bukan saja memberi asupan rohani untuk manusia, tapi juga obat bagi jiwa-jiwa yang putus asa.

Menurut Karl Max, agama adalah candu. Sederhananya, dia ingin membenarkan bahwa agama hanya jadi pelarian orang-orang yang menderita di dunia.

Orang yang hidupnya merasa ditindas, tidak punya kekuatan untuk mengubah hidup. Lantas, dengan agama, mereka bisa sedikit lebih tenang. Sebab, agama memberi makanan bagi rohani manusia agar senantiasa menerima segala kesulitan hidup.

Orang yang hidupnya miskin, serba kesusahan, tapi ia akan tetap menerima saja dengan nasibnya yang seperti itu karena ia percaya kalau rezeki itu ada yang mengatur. Dia tidak berusaha menyalahkan Tuhan. Karena, menyalahkan Tuhan sama saja menyalahkan agama. Menyalahkan agama artinya auto kafir. Auto kafir sama saja masuk neraka. Begitu kira-kira.

Masalahnya, ada orang yang akhirnya tidak mau berusaha untuk menjadi kaya karena hal ini. Entah karena menganggap bahwa jadi orang kaya itu lebih banyak mudharatnya atau merasa cuma dalih karena tidak ingin berusaha.

Ketika orang yang ditindas dan disiksa oleh kejahatan, agama menyuguhkan solusi berupa "sabar aja.. Tuhan pasti ngebales kejahatan mereka.” Akhirnya kejahatan tetap berkuasa. Dogma agama yang mengajak manusia untuk berpasrah dan menerima segala kekejaman dunia yang menimpa seseorang. Apa hal ini buruk?

Keyakinan agama memang candu. Tapi candu ini adalah pengobat rohani seseorang yang ampuh untuk mengobati kejamnya dunia. Setidaknya, ini terjadi pada kasus orang-orang yang punya keinginan bunuh diri.

baca juga: Dimana Tempat Paling Tepat Belajar Agama (Islam)?

Orang yang katakanlah tidak agamis jarang menjalankan ritual-ritual agamanya kemudian ia mengalami stres, banyak pikiran, punya masalah hidup. Lalu ke mana pelariannya?

Hiburan dunia. Mencari kesenangan yang instan dengan menghalalkan segala cara seperti mengonsumsi narkoba dan sejenisnya. Jika itu belum cukup, maka pelariannya bisa jadi dengan mengakhiri hidup.

Orang yang agamis, ketika ditimpa dengan segala masalah lalu kemudian stres, apa pernah berpikir bunuh diri? Bisa iya, bisa tidak. Itu tergantung pada setiap individu. Tapi yang membedakan adalah orang agamis yang merefleksikan dirinya pada agama yang dia anut.

Mengerti bahwa agama tidak menganjurkan hal itu. Bahwa agama mengajarkan tentang sesuatu yang lebih besar, bahkan lebih besar dari permasalahan yang manusia hadapi.

Agama meyakinkan seseorang kalau ada kehidupan lain selain di dunia yang tidak bisa ditebus dengan perilaku buruk seperti bunuh diri. Dan, tidak ada satupun agama yang merestui bunuh diri sebagai jalan terakhir dalam menghentikan masalah hidup.

Agama memang memberi solusi berupa kepasrahan diri pada Tuhan dengan cara lebih dekat dengan-Nya. Lebih getol lagi menjalankan perintah-perintah agama. Dengan begitu, ada semacam ‘sugesti’ bahwa orang itu telah dibuka pikirannya. Diberi kemudahan dalam urusan dunianya.

Ini manfaat yang tidak dipikirkan oleh orang-orang yang tidak dekat dengan agama. Memosisikan agama sebagai candu dalam konotasi negatif. Atau menganggap agama bukan solusi, tapi racun dan pemberi harapan palsu.

Padahal agama bisa jadi pedoman hidup di dunia yang isinya kebaikan-kebaikan dan obat bagi masalah-masalah duniawi. Agama bukan saja memberikan asupan rohani untuk manusia, tapi juga obat bagi jiwa-jiwa yang putus asa.

Orang yang bunuh diri bisa jadi tidak tahu hakikat agama. Tidak mengetahui bahwa dalam agama apa pun, yang namanya bunuh diri, itu tidak dilegalkan. Apa orang-orang yang punya pemikiran ingin bunuh diri adalah orang yang taat agama?

Mereka yang meyakini agama, memperdalam agama, pasti mengerti soal konsep agama yang memperjelaskan bahwa ada kehidupan setelah kematian. Mereka yang ingin bunuh diri, apa pernah berpikir tentang neraka dan surga? Atau justru mereka tidak peduli dengan itu?

Bunuh diri bukan solusi. Bunuh diri hanya cara terburuk manusia untuk menyerah pada hidup. Jangan mengkambing-hitamkan masalah di dunia untuk pergi ke alam akhirat dengan melawan takdir kematiannya sendiri.

Jika saja sang calon bunuh diri dapat memperdalam imannya, mempercayai keyakinan agamanya dengan baik, serta menjalankan ritual-ritual di dalamnya, maka dia akan sadar bahwa hidup ini memang indah untuk dijalani dan tidak seburuk masakan mantan yang tidak bisa masak.

image by islamicity.org

Review Film “Moon Young” Gadis Bisu dan Wanita Lesbian

kim tae ri

Keinginan Moon Young untuk bertemu ibunya tidak pernah surut. Sang ibu yang bahkan wajahnya saja belum pernah ia lihat. Berbekal Handycam, ia merekam semua orang yang ia temui, lalu memperlihatkan hasil rekaman video itu kepada bibinya yang tahu persis wajah ibu kandungnya. 

Moon Young merupakan sebuah film pendek yang menceritakan seorang gadis bisu yang punya kebiasaan merekam semua perjalanannya dari rumah ke stasiun dengan menggunakan handycam-nya kemana-mana. 

Diperankan oleh Kim Tae Ri yang sebelumnya terkenal karena memerankan wanita lesbian di film The Haindmaiden. Dan saya menyadari bahwa film Moon Young pun memperlihat salah satu tokoh lesbian juga. Kebetulan? tidak, nampaknya peran lesbian jadi 'hoki' bagi wanita lulusan Kyung Hee University ini.  Bahkan perannya sebagai lesbian membawanya pada banyak penghargaan, salah satunya kategori artis pendatang baru terbaik.

Saya tidak habis pikir bagaimana Kim Tae Ri yang usianya 27 tahun (mungkin  saat pembuatan filmnya ia berumur 24 tahun) bisa memerankan gadis remaja 18 tahun. Wajahnya yang baby face membuatnya nampak 6-9 tahun lebih muda. Ajaibnya, ia berhasil memerankan tokoh Moon Young dengan sangat baik dan penonton yang baru pertama kali melihatnya pasti akan terkecoh dengan usia aslinya. 

Alur cerita

Karena film ini pendek dan punya plot cerita yang cukup sederhana, saya mungkin akan membocorkan banyak isi cerita. Bagi kalian yang tidak ingin kena spoiler, lebih baik tidak membaca review film ini saja ya.

Penulisan nama Moon-Young mungkin harus digabung (?) atau dipisah juga tidak apa-apa karena namanya terlihat seperti terdiri dari 2 suku kata dalam bahasa inggris yaitu Moon artinya bulan dan Young berarti remaja / muda. Jika di cocokologikan artinya menjadi bulan muda, atau remaja yang terlihat seperti bulan (?) atau remaja yang sering datang ketika awal bulan (?) atau remaja yang sering datang bulan (?) what the fuck!?

Moon Young ditinggal oleh sang ibu sejak usianya 4 tahun. Ia tinggal bersama ayahnya yang ia sebut sebagai ayah yang brengsek karena hobinya mabuk-mabukan. Kemudian, ia ingin bertemu dengan sang ibu yang wajahnya saja ia tidak ingat.

Bibinya yang tinggal Jepang tahu persis wajah ibunya. Oleh sebab itu, Moon Young merekam semua orang yang ia temui di jalan, stasiun kereta sampai perjalanannya ke sekolah. Kemudian ia kirimkan hasil rekaman video itu kepada bibinya melalui email. Ia berharap sang bibi bisa mengenal salah satu orang yang ada di rekaman tersebut.

Suatu hari, Moon Young tak sengaja melihat sepasang wanita dan pria sedang bertengkar. Lalu ia mencoba merekamnnya. Tak lama, wanita itu menyadari kalau dirinya sedang direkam oleh Moon Young. Wanita bernama Jang Hee Soo itu marah dan meminta hasil rekamannya dalam bentuk DVD dan mengirimkan ke alamat rumahnya.

Hee Soo menyetel DVD itu di rumahnya dan bercerita kalau pria yang bertengkar dengannya adalah pacarnya. Mereka sudah pacaran sangat lama dan sering bertengkar karena satu hal yang mengejutkan: Hee Soo menyukai seorang wanita. Ya, ia adalah seorang Lesbian atau lebih tepatnya Biseksual.

Baca juga: Review Film "Wonder" Perjuangan Astronot Kecil Membangun Kepercayaan Diri

Walaupun Moon Young tidak pernah berbicara dan tetap bersikap dingin pada Hee Soo. Namun hubungan antara keduanya berlangsung baik. Mereka akhirnya berteman dan sesekali Moon Young pun dapat terbuka pada Hee Soo tentang masa lalunya. 

Tanggal Perilisan yang membingungkan

Ada kesimpang siuran tentang kapan film ini di rilis. Di wikipedia, Moon Young rilis tahun 2015 namun informasi dari Asianwiki.com justru film ini dirilis tahun 2017. Di Youtube, justru ada 2 trailer yang sama, yang satu menyebut tahun 2015, sedangkan trailer lainnya disebut tahun 2017. Dan keduanya berasal dari channel youtube yang sama. 

Tapi saya berpikir mungkin pada awalnya pihak PH ingin merilis film ini tahun 2015, namun entah kenapa merilisan Moon Young diundur sampai rilis 12 januari tahun 2017. mungkin ya, itu hanya prediksi saya saja. 

Cerita yang Sederhana seperti Film The Wonder Years

Beberapa tahun yang lalu saya sempat menonton film korea yang cukup jadul juga, Thirteen Years Old (2006) atau judul lainnya adalah The Wonder Years. Plot ceritanya sedikit mirip terutama soal cerita gadis remaja yang mencari keberadaan sang ibu kandung. Perbedaannya, The Wonders Years punya cerita yang lebih lengkap dan tidak sesederhana Moon Young.

Moon Young juga puya atmosfir yang sama dengan suasana film yang sendu dengan alur yang lambat. Bagi sebagian orang mungkin film jenis ini akan sedikit membosankan tapi bagi saya cerita yang sederhana Moon Young atau Thirteen Years Old memberikan suguhan film yang sangat mendalam karena penonton akan diajak untuk menebak-nebak isi hati tokoh utama.

Misalnya, Moon Young yang bisu selalu bersikap dingin pada setiap orang. Ia tidak pernah peduli pada orang yang bahkan berusaha untuk berteman dengannya. Ketika Hee Soo bertemu dengan ayahnya dan dengan berbaik hati, menyiapkan makanan untuknya kemudian Moon Young justru mengisyaratkan kalau dirinya tidak suka.

Lalu saat ayahnya berhasil selamat dan hanya mengalami patah tulang saja, diam-diam ia menengok sang ayah melalui pintu dan langsung berlari keluar. Kemudian yang paling tidak saya mengerti, tiba-tiba Moon Young mengaku bertemu dengan ibunya tapi orang yang disebut ibunya malah bingung dan mengatakan, "aku bukan orang yang kamu cari," lantas setelah itu secara mengejutnya ia bertemu Hee Soo dan berbicara kalau dia telah menemukan ibunya.

Ya! Moon Young berbicara! ia ternyata tidak bisu! jleb. element suprise-nya ngena banget sodara-sodara! ini membingungkan. jadi selama ini Moon Young tidak bisu!? lah kenapa bisa begitu!?

Moon Young benar-benar membuat saya bertanya-tanya dengan jalan pikirannya.Ini tokoh yang unik dan menarik dicermati dari sebuah film.

Tidak banyak alur cerita yang bisa diceritakan

Film yang hanya berdurasi satu jam ini memang nampak sederhana, namun memberikan banyak kebingungan karena tak memberikan informasi yang lengkap soal cerita seperti sejak kapan Moon Young mulai suka merekam video dengan handycam-nya, siapakah nama bibinya yang tinggal di Jepang, atau kenapa ibunya pergi meninggalkannya sampai saat ini. 

Semuanya tidak terceritakan sebab fokus cerita yang hanya terfokus pada pertemanan antara Moon Young dan Hee Soo saja. Bahkan di akhir cerita, tidak jelas apakah Moon Young telah bertemu ibu kandungnya atau tidak. Film ini memang sangat menggantung dan membuat penasaran.

Nampaknya memang perlu dibuat seri keduanya agar penonton bisa menggali lebih banyak cerita tentang latar belakang si tokoh utamanya serta bagaimana Moon Young dapat menemukan sang ibu. 

Photo by kmdb.or.kr
 
Copyright © 2015 :Daffa Ardhan. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates