#14 Dibalik Nulis: Membuat Tulisan yang Saya Suka

Membuat tulisan yang saya sukai

Saya mengalami banyak kendala ketika harus menulis berdasarkan request tulisan dari klien. Masalahnya, saya sering enggak suka sama konsep artikel yang mereka mau.

Setahun lalu, saya sangat rajin cari job bikin artikel. Alasan klasiknya karena saya tergiur dengan bayarannya. Saya pernah menawarkan jasa menulis kepada seorang pengelola website dengan niche gadget. Saya dibayar per 10 tulisan.

Awalnya saya senang karena honornya bisa menutupi uang jajan saya. Tapi ketika dihadapkan pada jobdesc-nya, saya agak tersiksa. Saya enggak terlalu suka sama pekerjaan yang mengharuskan saya menulis soal gadget. Itu topik artikel yang bukan saya banget.

Tapi karena sudah terlanjur terikat "kontrak", dengan berat hati saya terus melanjutkan pekerjaan itu. Dan enggak sampai 4 bulan, saya memutuskan berhenti.

Selain itu, saya pernah tertarik mengikuti lomba menulis. Tapi hanya sedikit yang bener-bener saya ikuti. Alasannya saya enggak suka sama tema yang diberikan. Yang jauh penting, saya enggak menguasai tema dari penyelenggara lomba.

Ada beberapa yang saya ikuti meskipun temannya sulit. Tapi ya seperti yang saya bayangkan, tulisan saya enggak begitu bagus dan saya enggak begitu menikmati proses menulisnya. Padahal hadiah lomba menulis itu sangat menggiurkan.

Siapa yang enggak tertarik dengan tawaran menulis dengan honor atau hadiah yang besar? Saya sangat tertarik pastinya. Tapi saya enggak bisa membohongi diri saya. Kalau jobdesc atau tema yang diberikan enggak sesuai dengan apa yang saya sukai, saya enggak akan memaksakan diri.

Efek negatifnya, memang saya jadi enggak punya portofolio tulisan yang bagus untuk dipamerkan. Sebab, bertahun-tahun saya menulis, saya sangat jarang mengikuti lomba. Selama tahun 2019 ini pun, saya enggak menerima job sama sekali.

Pada akhirnya saya hanya menulis apa yang saya sukai saja di blog ataupun di platform lainnya. Meski enggak dibayar sekalipun, setidaknya saya mendapatkan kepuasan batin yang enggak bisa terhitung dengan nominal uang.

Saya hanya menulis apa yang saya sukai. Saya tidak terikat deadline dengan klien yang kadang memberikan konsep artikel yang saya enggak suka. Paling banter, deadline menulis saya sebatas komitmen yang sudah saya buat untuk menulis minimal satu artikel per hari.

Tapi bukan berarti saya menolak semua tawaran job ya. Saya cuma males menulis dengan tema yang saya enggak sukai saja. Terus, tulisan apa yang saya suka? Ya, kayaknya pembaca bisa menerawang sendiri tulisan apa yang paling saya suka dengan cara melihat berbagai tulisan yang ada di blog ini.

Foto: liputan6

0 komentar:

Post a Comment

My Instagram