BREAK

Menelusuri Identitas Asli Kak Ros dalam Serial Upin dan Ipin


Sudah belasan kali si Hayati bertanya-tanya pada kanda. Begini kira-kira pertanyaannya:

“Kak Ros itu kan kakak kandung upin ipin. Terus, dia kerjanya apa? Hayati sering liat dia belajar. Menurut desas-desus katanya kak Ros itu anak kuliahan. Lah kuliahnya dimana? Tak pernah ada adegan kak Ros bawa buku sambil nenteng ransel, terus bilang mau kuliah, iya kan? Terus yang paling bikin geregetan adalah keluarga Upin-Ipin termasuk Opah ini mendapat penghasilan sehari-hari dari mana? Toh tidak ada satupun anggota keluarga yang bekerja.”

Ini pertanyaan yang sulit. Bagi kanda maupun bagi orang-orang yang mungkin punya pemikiran yang sama dengan kami semua. Masalahnya sang pencipta Upin-Ipin tidak akan pernah mau membeberkan identitas kak Ros serta kehidupan keluarga mereka yang sebenarya. Ada beberapa spekulasi yang bisa menjelaskannya.


Pertama, kisah Upin-Ipin bukan sinetron hidayah atau kisah azab orang durhaka seperti di Indosiar yang lebih menjual tontotan yang di dramatisir. Tidak ada adegan kak Ros marah-marah lalu dikutuk jadi martabak telor. Kalau ada, segmentasi penontonnya tidak akan dibuat untuk kalanga semua usia. Walaupun pada kenyataannya sineton hidayah pun punya penonton dari bocah sampai kaum manula.

Kedua, serial Upin-Ipin tidak ingin memperlihatkan adegan yang susah untuk dicerna karena fokus cerita hanya pada sang tokoh utama. Sedangkan kak Ros hanya tokoh pembantu yang kehadirannya hanya jadi korban kejailan sepasang kakak-adik yan kembar.

Ketiga. Masalah penghasilan. Kanda rasa penghasilan sehari-hari mereka adalah dari kak Ros sendiri. Karena dia termasuk kaum milenial yang produktif. Tidak mungkin opah (sang nenek) yang cari uang karena kondisi fisiknya sudah tidak memungkinkan. Walaupun kita pasti bertanya-tanya darimana mereka bisa menghidupi keluarga sehari-hari?

Keempat, ada salah satu episode yang menceritakan kak Ros membuat sebuah komik pahlawan. Bisa jadi selama ini keluarga mereka menggantungkan hidup dari royalti penjualan buku. Akan tetapi, masih ada kemungkinan kemungkin lain yang lebih realistis. 

Bila kita berpatokan pada penampilannya, kak Ros bisa jadi sedang nyambi jadi perternak akun Instagram, buka jasa jual followers atau kerja sampingan menjadi Selegram untuk mendapatkan penghasilan.

Kelima. Kita tidak perlu berprasangka buruk tentang kak Ros. Siapapun dia yang terpenting adalah kita dapat menyaksikan kegembiran serial kartun malaysia ini bersama keluarga. iya kan?

Betul.. Betul... betul..




JANGAN LUPA SHARE KE:

Baca Juga:
Memuat...

4 comments :

 
Copyright © 2015 :Daffa Ardhan. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates