Review Film “Moon Young” Gadis Bisu dan Wanita Lesbian

kim tae ri

Keinginan Moon Young untuk bertemu ibunya tidak pernah surut. Sang ibu yang bahkan wajahnya saja belum pernah ia lihat. Berbekal Handycam, ia merekam semua orang yang ia temui, lalu memperlihatkan hasil rekaman video itu kepada bibinya yang tahu persis wajah ibu kandungnya. 

Moon Young merupakan sebuah film pendek yang menceritakan seorang gadis bisu yang punya kebiasaan merekam semua perjalanannya dari rumah ke stasiun dengan menggunakan handycam-nya kemana-mana. 

Diperankan oleh Kim Tae Ri yang sebelumnya terkenal karena memerankan wanita lesbian di film The Haindmaiden. Dan saya menyadari bahwa film Moon Young pun memperlihat salah satu tokoh lesbian juga. Kebetulan? tidak, nampaknya peran lesbian jadi 'hoki' bagi wanita lulusan Kyung Hee University ini.  Bahkan perannya sebagai lesbian membawanya pada banyak penghargaan, salah satunya kategori artis pendatang baru terbaik.

Saya tidak habis pikir bagaimana Kim Tae Ri yang usianya 27 tahun (mungkin  saat pembuatan filmnya ia berumur 24 tahun) bisa memerankan gadis remaja 18 tahun. Wajahnya yang baby face membuatnya nampak 6-9 tahun lebih muda. Ajaibnya, ia berhasil memerankan tokoh Moon Young dengan sangat baik dan penonton yang baru pertama kali melihatnya pasti akan terkecoh dengan usia aslinya. 

Alur cerita

Karena film ini pendek dan punya plot cerita yang cukup sederhana, saya mungkin akan membocorkan banyak isi cerita. Bagi kalian yang tidak ingin kena spoiler, lebih baik tidak membaca review film ini saja ya.

Penulisan nama Moon-Young mungkin harus digabung (?) atau dipisah juga tidak apa-apa karena namanya terlihat seperti terdiri dari 2 suku kata dalam bahasa inggris yaitu Moon artinya bulan dan Young berarti remaja / muda. Jika di cocokologikan artinya menjadi bulan muda, atau remaja yang terlihat seperti bulan (?) atau remaja yang sering datang ketika awal bulan (?) atau remaja yang sering datang bulan (?) what the fuck!?

Moon Young ditinggal oleh sang ibu sejak usianya 4 tahun. Ia tinggal bersama ayahnya yang ia sebut sebagai ayah yang brengsek karena hobinya mabuk-mabukan. Kemudian, ia ingin bertemu dengan sang ibu yang wajahnya saja ia tidak ingat.

Bibinya yang tinggal Jepang tahu persis wajah ibunya. Oleh sebab itu, Moon Young merekam semua orang yang ia temui di jalan, stasiun kereta sampai perjalanannya ke sekolah. Kemudian ia kirimkan hasil rekaman video itu kepada bibinya melalui email. Ia berharap sang bibi bisa mengenal salah satu orang yang ada di rekaman tersebut.

Suatu hari, Moon Young tak sengaja melihat sepasang wanita dan pria sedang bertengkar. Lalu ia mencoba merekamnnya. Tak lama, wanita itu menyadari kalau dirinya sedang direkam oleh Moon Young. Wanita bernama Jang Hee Soo itu marah dan meminta hasil rekamannya dalam bentuk DVD dan mengirimkan ke alamat rumahnya.

Hee Soo menyetel DVD itu di rumahnya dan bercerita kalau pria yang bertengkar dengannya adalah pacarnya. Mereka sudah pacaran sangat lama dan sering bertengkar karena satu hal yang mengejutkan: Hee Soo menyukai seorang wanita. Ya, ia adalah seorang Lesbian atau lebih tepatnya Biseksual.

Baca juga: Review Film "Wonder" Perjuangan Astronot Kecil Membangun Kepercayaan Diri

Walaupun Moon Young tidak pernah berbicara dan tetap bersikap dingin pada Hee Soo. Namun hubungan antara keduanya berlangsung baik. Mereka akhirnya berteman dan sesekali Moon Young pun dapat terbuka pada Hee Soo tentang masa lalunya. 

Tanggal Perilisan yang membingungkan

Ada kesimpang siuran tentang kapan film ini di rilis. Di wikipedia, Moon Young rilis tahun 2015 namun informasi dari Asianwiki.com justru film ini dirilis tahun 2017. Di Youtube, justru ada 2 trailer yang sama, yang satu menyebut tahun 2015, sedangkan trailer lainnya disebut tahun 2017. Dan keduanya berasal dari channel youtube yang sama. 

Tapi saya berpikir mungkin pada awalnya pihak PH ingin merilis film ini tahun 2015, namun entah kenapa merilisan Moon Young diundur sampai rilis 12 januari tahun 2017. mungkin ya, itu hanya prediksi saya saja. 

Cerita yang Sederhana seperti Film The Wonder Years

Beberapa tahun yang lalu saya sempat menonton film korea yang cukup jadul juga, Thirteen Years Old (2006) atau judul lainnya adalah The Wonder Years. Plot ceritanya sedikit mirip terutama soal cerita gadis remaja yang mencari keberadaan sang ibu kandung. Perbedaannya, The Wonders Years punya cerita yang lebih lengkap dan tidak sesederhana Moon Young.

Moon Young juga puya atmosfir yang sama dengan suasana film yang sendu dengan alur yang lambat. Bagi sebagian orang mungkin film jenis ini akan sedikit membosankan tapi bagi saya cerita yang sederhana Moon Young atau Thirteen Years Old memberikan suguhan film yang sangat mendalam karena penonton akan diajak untuk menebak-nebak isi hati tokoh utama.

Misalnya, Moon Young yang bisu selalu bersikap dingin pada setiap orang. Ia tidak pernah peduli pada orang yang bahkan berusaha untuk berteman dengannya. Ketika Hee Soo bertemu dengan ayahnya dan dengan berbaik hati, menyiapkan makanan untuknya kemudian Moon Young justru mengisyaratkan kalau dirinya tidak suka.

Lalu saat ayahnya berhasil selamat dan hanya mengalami patah tulang saja, diam-diam ia menengok sang ayah melalui pintu dan langsung berlari keluar. Kemudian yang paling tidak saya mengerti, tiba-tiba Moon Young mengaku bertemu dengan ibunya tapi orang yang disebut ibunya malah bingung dan mengatakan, "aku bukan orang yang kamu cari," lantas setelah itu secara mengejutnya ia bertemu Hee Soo dan berbicara kalau dia telah menemukan ibunya.

Ya! Moon Young berbicara! ia ternyata tidak bisu! jleb. element suprise-nya ngena banget sodara-sodara! ini membingungkan. jadi selama ini Moon Young tidak bisu!? lah kenapa bisa begitu!?

Moon Young benar-benar membuat saya bertanya-tanya dengan jalan pikirannya.Ini tokoh yang unik dan menarik dicermati dari sebuah film.

Tidak banyak alur cerita yang bisa diceritakan

Film yang hanya berdurasi satu jam ini memang nampak sederhana, namun memberikan banyak kebingungan karena tak memberikan informasi yang lengkap soal cerita seperti sejak kapan Moon Young mulai suka merekam video dengan handycam-nya, siapakah nama bibinya yang tinggal di Jepang, atau kenapa ibunya pergi meninggalkannya sampai saat ini. 

Semuanya tidak terceritakan sebab fokus cerita yang hanya terfokus pada pertemanan antara Moon Young dan Hee Soo saja. Bahkan di akhir cerita, tidak jelas apakah Moon Young telah bertemu ibu kandungnya atau tidak. Film ini memang sangat menggantung dan membuat penasaran.

Nampaknya memang perlu dibuat seri keduanya agar penonton bisa menggali lebih banyak cerita tentang latar belakang si tokoh utamanya serta bagaimana Moon Young dapat menemukan sang ibu. 

Photo by kmdb.or.kr

0 komentar:

Post a Comment

My Instagram