Generasi Mahasiswa Modern yang Produktif

mahasiswa
via startupstocksphotos.com
Salah satu hal yang membedakan antara mahasiswa tempo dulu dengan sekarang adalah adanya perbedaan dalam kecanggihan teknologi. Dulu mahasiswa, sebutlah tahun 90-an, hanya menggunakan teknologi yang belum secanggih sekarang. Misalnya dalam penggunakan alat komunikasi seperti handphone masih sangat jarang. Yang marak ketika itu adalah jasa telepon umum atau biasa disebut Wartel. Bagi mahasiswa sendiri alat komunikasi ini sering digunakan untuk berkomunikasi dengan mahasiswa lain atau dengan sanak keluarga yang tinggal jauh di kampung halaman.

Mahasiswa kini dimanjakan dengan kecanggihan teknologi yang modern. Namun, dengan kecanggihan ini fungsinya seringkali melebihi kebutuhan mahasiswa. Maksudnya sebagian teknologi hanya berfungsi sebagai pemuas keinginan saja yang sebernarnya kurang penting dan tidak menunjang kebutuhan mahasiswa dalam kegiatan perkuliahan.

kemajuan teknologi yang modern sesungguhnya tidak membuat seorang mahasiswa menjadi mahasiswa yang modern pula. dikatakan mahasiswa sekarang adalah mahasiswa modern lantaran didukung dengan kemajuan teknologi. Namun kenyataan tidak seperti itu. Kemajuan teknologi tidak banyak memperngaruhi pola pikir seorang mahasiswa. Mahasiswa yang modern, bukanlah mahasiswa yang hanya bisa menggunakan teknologi saja, namun bisa memanfaatkannya secara maksimal. Mahasiswa memang perlu mengikuti perkembangan teknologi agar tidak ketinggalan jaman. Namun, alangkah lebih baik Kecanggihan teknologi seharusnya membuat mahasiswa jauh lebih produktif, bukan konsumtif.

Ada dua hal bagaiamana seorang mahasiswa bisa produktif dalam memanfaatkan teknologi. yaitu pintar menggunakan teknologi modern dan menjadi mahasiswa yang modern.

Pertama, pintar mengunakan teknologi modern. Seorang mahasiswa yang punya banyak ide dalam berinovasi namun tidak punya kemampuan menggunakan teknologi itu sia-sia saja namanya. Seorang mahasiswa yang pintar menggambar namun tidak tahu cara menggambar di perangkat komputer dengan bantuan aplikasi, akan sulit dalam mengembangkan karya-karyanya sebab di era teknologi sekarang, hal apapun bisa lebih mudah di kembangan dengan cara digitalisasi. Karya pada sebuah gambar yang digitalisasi dalam format files bisa di share ke website atau sosial media. itu akan menguntungkan si kreator untuk mendapatkan feedback dari banyak orang. Dengan begitu, mahasiswa tersebut punya peluang mendapat keuntungan untuk pengembangkan karya serta mendapatkan keuntungan secara materi.

Kedua, menjadi mahasiswa modern. Modern disini maksudnya modern dalam karakter atau akhlak. Jika hal tersebut tidak dimiliki dalam diri mahasiswa maka teknologi modern bisa berdampak buruk bagi dirinya maupun orang lain. banyak kasus penyalanggunaan teknologi untuk hal-hal negatif seperti kasus penipuan, bullying di sosial media, mengakses konten porno, dan lain sebagainya. Itu disebabkan oleh pengguna teknologi tidak memiliki karakter atau akhlak yang menjadi dasar dalam menggunakan kecanggihan teknologi modern.

Mahasiswa modern dengan dibantu dengan teknologi modern, bisa membuat gebrakan-gebrakan dan inovasi yang brilian yang dapat mendorong suatu negara untuk maju satu langkah lebih kedepan dalam berbagai bidang.

Contoh kecil modernisasi mahasiswa yang berkesinambungan dengan modernisasi teknologi adalah kebebasan berdemokrasi. Mahasiswa modern bukan lagi mahasiswa yang hobi berdemo anarkis, membakar spanduk, ban, lantas setelah itu sampah berserakan dimana-mana. Bukan lagi jamannya, berteriak lantang kemudian merusak fasilitas umum dan membiarkan segala properti demo berserakan dimana-mana. Bukan lagi berdemo demi memproleh sesuap nasi bungkus. Dalam berdemokrasi di era teknologi, mahasiswa bisa memanfaatkan teknologi. mahasiswa modern bisa memanfaatkan banyak dukungan, menggalang dana bantuan lewat sosial media. Membuat sebuah petisi, charity, membuat event, semuanya bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi, teknologi informasi melalui internet.

Dua hal tersebut bila sudah dimiliki mahasiswa, maka bisa melahirkan hal-hal produktif. Mahasiswa modern dengan bakat dan kemampuannya baik di bidang yang mereka tekuni maupun diluar bidang (hobi atau kegemaran) dapat berinovasi dengan memanfaatkan teknologi dengan maksimal. Di masa yang akan datang, mahasiswa modern akan menjadi bibit-bibit unggul bagi kemajuan negeri ini. Dapat menjadi followers bagi banyak orang serta tentu lebih punya masa depan yang cerah di masa depan.

Di masa depan, mahasiswa modern yang cerdas dan punya karakter atau ahklak yang baik akan jadi contoh bagi orang lain, punya prospek kerja yang lebih besar ketika lulus nanti, serta yang terpenting adalah bisa ikut ambil bagian dalam kemajuan untuk negeri tercinta.

Diberdayakan oleh Blogger.