BREAK

4 Hal yang Perlu Diteladani dari Sosok Setya Novanto

setya novanto koruptor
Sebagai ketua DPR sekaligus ketua fraksi Golkar, Setya Novanto tak habis-habisnya menarik perhatian banyak orang. Tak cuma warga indonesia, penduduk argardia pun nampaknya ingin menjadikan belio sebagai sosok panutan bagi pemimpin masa depan di negeri antah berantah.

Walaupun sering membawa banyak kontroversi hati, sebagai insan yang berbudi dan generasi muda yang cemerlang, kita patut meneladani kehebatan papah Setnov. Sebab dari situ kita akan mendapatkan banyak sekali pelajaran yang bisa di praktekan sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Seperti apa? Simak berikut ini.

1. Kerja keras

Memangku 2 jabatan besar bukanlah hal mudah. Menjadi ketua DPR adalah langkah berani dari Setya Novanto untuk membangun badan legislatif menjadi lebih baik. Ia tidak merasa lelah diri karena harus mengemban amanah rakyat yang begitu besar dengan membagi waktunya sebagai ketu fraksi Golkar.

Tidak aneh jika kita acapkali melihat sosoknya muncul di pemberitaan sedang tak sengaja tertidur dalam suatu acara-acara besar. Ini bukti bahwa beliau adalah tipe yang pekerja keras. Belio tak segan hati mengurangi waktu tidurnya hanya untuk melaksanakan apa yang sudah diamanahkan.

2. Sabar

Sebagai kuncen yang menduduki DPR sejak 1999 tanpa putus, Setya Novanto berhak diancungi jempol karena kepiawaiannya dalam berpolitik. Namun, Tempo hari memang elio sempat sakit parah. Segala jenis penyakit bersarang ditubuhnya. Sungguh, ini adalah bentuk cobaan Tuhan kepada orang-orang yang bersabar. 

Bahkan sang istri dengan setia mendampingi belio dengan tatapan yang bahagia walaupun dalam benak hati saya yakin penuh cucuran air mata. Ini mengingatkan saya pada kisah nabi ibrahim. Ketika beliau ditimpa penyakit, istrinya lah yang selalu menemaninya di kala suka dan duka. 


3. Santun

Ini yang perlu menjadi renungan bagi kita semua. Apakah dia pernah marah-marah di media? Apa pernah dia berkata kasar seperti mantan gubernur yang kini dipenjara atas kasus penistaan agama? Apa pernah beliau mengeluarkan kata-kata mengupat seperti ‘pemahaman nenek lu!” hayooo..

Seyogyanya, Setya Novanto adalah aset bangsa yang bisa dijadikan sebagai cerminan pemimpin ideal bagi dunia berpolitikan. Prilaku belio yang ‘baik-baik’ di depan khayalak umum memberikan contoh keteladanan yang amat kuat bagi politikus-politikus lainnya di seluruh pelosok indonesia.

4. Bertanggung jawab

Pasca penyakitnnya pulih, Setya Novanto tidak segan untuk segera bekerja. Saya yakin ketika beliau sakit pun, pikirannya hanya tercurahkan pada tugas negaranya. Terbayang sudah bahwa beliau tahu betul akan tanggung jawabnya sebagai ketua DPR.

Ia tidak ingin bermanis-manis manja dengan penyakit yang dia derita. Walaupun kesehatannya belum pulih sepenuhnya, akan tetapi beliau tetap memaksakan diri bekerja. Ini yang sangat perlu di contoh oleh kalangan birokrat. 

Kita sering melihat PNS yang diam-diam memperpanjang masa libur, datang tidak tepat waktu atau bekerja leha-leha. Sepertinya mereka butuh belio sebagai panutan utama. Bila perlu, sosok belo harus di filmkan. Kemudian mewajibkan bagi semua warga sipil bersama-sama mengadakan nonton bareng. 

Dengan begitu, saya berharap indonesia akan mengukir sejarah besar dan mengabadikan sosok pemimpin yang paling di idam-idamkan semua kalangan. Semoga saja, kelak nanti ada setnov-setnov baru yang lahir sehingga menjadi bibit unggul masa depan yang mewabah seantero indonesia. Amin.

image by nasional.tempo.co

JANGAN LUPA SHARE KE:

Baca Juga:
Memuat...

6 comments :

  1. Nganu gan, kalo menurut ane mah, yang patut dikasih aplus itu pas dia pura-pura sakit (ntah bener apa gak). Tapi itu kalo dibikin film atau drama, dramanya persis kaya sinetron Indonesia. Lebayatun dan nggak masuk akal, A.K.A mengada-ada hehehe... (Just pandangan rakyat aja)

    ReplyDelete
  2. Mantap, Sifat ciri-ciri orang sukses (y)

    ReplyDelete
  3. menurut saya sih ambil yang positif aja yang negatif jangan ditiru

    ReplyDelete
  4. setiap org punya sisi negatif dan positif.yang negatifnya itubiar yg berhak g menghakimi

    ReplyDelete
  5. Menurut saya sih ambil dari sisi positifnya dan jangan ambil sisi negatifnya

    ReplyDelete

 
Copyright © 2015 :Daffa Ardhan. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates