BREAK

Hunter's Box: Naskah Drama (Operet) Bahasa Inggris dan Terjemahannya (+audio operet)

[Prolog: one day, a girl name Sena was given a task by her professor to write a fiction story. One completed, she giving the task to her professor. But, the professor said to revise her fiction story]

SCENE 1
(Sena told by his teacher to bring a book and backpack on the table)
Teacher: You must complete your task as soon as possible yes
Sena: oke, sir.
Professor: Okay, then I go first.
Sena: oke, sir.
(Come Dera are in a hurry. They collide)
Dera: sorry, I can not see (he helped)
Sena: it does not matter
Dera: (see a book left) one book was left.



 SCENE 2
(at the place. The employees are playing playstation)
Dera: Why do you not work?
Beni: there are not buyers.
Doni: be calm boss, this afternoon, i’m sure there are many custumers come.
Dera:  oh, have you heard the legend of the magic box
Beni: the legend of the magic box? I've heard it.
Dera: see! I have a book. The book mentions that the magic box was located at a lake near our restaurant.
Doni: where can I find this book, boss?
Dera: I got the book from someone
Beni: it's just a book boss. maybe it is just a hoax?
Dera: I don’t care. I want you to come with me tomorrow to the lake to look for this box. Okay?
Beni & Doni: no, i don’t.
Dera: Well, if you do not want to come, this month you will not get salary.
Beni & Doni: yes already, we join the boss.
(a woman came in restaurant)
Dera: see! customers, quick to serve them!
Beni: okay boss! (go to Zidan) what do you order, sir?
Zidan: I order fried rice and orange juice.
Beni: okay .. (write orders) is something else?
Zidan: No, that's all.
Beni: Well, wait a minute miss.
(approached his boss who was sleeping)
Beni: boss! wake up boss!
Dera: what is it?
Beni: I found a magic box that bosses are looking for!
Dera: over where?
Beni: there! (assign it to a table occupied Zidan)
Dera: are you sure it's a magic box that looked for?
Beni: sure boss! In accordance with the characteristics of existing and in it. Magic box .. rectangle, black and patterned birds.
Doni: yes! It means we do not need to go to the lake!
Dera: if so, quickly brought the box!
Beni: wait boss. The box belonged to her. How do we take it?
Dera: Okay, I have a plan. Listen to me .. (whisper). Do you understand?
Doni & Beni: I understand big boss.
Doni: (bringing order) this order, miss.
Zidan: Okay, thank you.
Doni: mmhh ... Sir. Do you want to see the collection of paintings?
Zidan: here are painting?
Doni: yes, miss.
Zidan: Okay, can I see the painting? Actually, i very like painting.
Doni: really? Okay, Come with me.
(meanwhile, Beni quietly approached the table to take the box. But when he almost took it, Zidan hurried to come. Plan failed)
Zidan: sorry, I hurry. Maybe tomorrow I look at his paintings. Bye!
Dera: (disappointed) yahh .. we plan to fail.
Beni & Doni: sorry boss.
Doni: but, be calm boss. Actually i know her
Dera: who is she?
Doni: he lives near my house.
Beni: so, we would sneak into his house, then steal the box.
Dera: that is a great idea !!!

[Dera, Doni, and Beni had plans to steal the box at Zidan’s Home. They would steal the box at night while Zidan was sleeping]




SCENE 3
Alisa: fast asleep. Tomorrow you to college, right?
Zidan: yes, mom. I sleep.
Alisa: (go out of the room)
(three of them came: Dera, Doni and Beni, sneak in the window)
Dera: we split up. You're looking for there.
Beni & Doni: OK boss.
(then, beni accidentally pressing the TV. There was a song)
Doni: shhtt ... Quickly turn off.
Beni: (turn off tv)
Zidan: (awakened) hey! Hey! Here! Here! (sleep again)
Doni: boss, I find the box (to lift the box)
Dera: Okay, good. Let's go. (sign out the window)
(Alisa came into the room)
Dera: no! We have to hide!
(three of them in hiding)
Alisa: (opens a cupboard) ahhhh !!! Who are you!!!
Doni: (silence Alisa) shhtt ..
(they confine alisa mouth and tied to a rope, and then they go out)



SCENE 4
Dera :(holding box) let's try it.
Boni: how does try it?
Dera: try reading the book!
Doni: This book explains, the boss should knock this box 3 times and say the boss wishes. Then box it will issue something that the boss wanted.
Dera: okay I would try. (knock 3 times) Oh magic box, I wish gold and pearl jewelry. (open box)
Doni: how do you think, boss. This is empty.
Beni: try again! Try again!
Dera (knock 3 times) I wish gold and pearl jewelry. (open box)
Beni: Where Are they? No pearls and gold .
Dera: oh shit! Useless! I just throw this box! (throw it into the trash box)
(Zidan and Alisa came to the restaurant)
Zidan: stop! That box belongs to me (seize box). Where did you get this box?
Beni: mhhh .. Anu .. That .. I bought at the store.
ZIdan: lie! This box is missing this morning and my mother said my house burgled overnight. But none of the missing items except this box! You must have the silver.
Beni: no! No! Don’t accuse us! Do not accuse if you have no proof!
Zidan: but, this is the proof! This box is on you! (call ibukunya) mommy !! Mommy !!
Alisa: what's wrong dear?
Zidan: It turns out overnight they were thieves get into our homes.
Alisa: wahh .. Here you are! (tweaked ears Doni and Beni)
Dera (blurred silently)
Zidan: hey where are you going! (tweaked Dera)
Dera: gosh! Oh My God!
(Zidan came carrying the box)
Zidan: magic box. I want jewels and pearls. (open box) mom! See!
Alisa: wahh .. Incredible!



SCENE 5
(went to the woman owner of the book)
Dera: sorry, is this your book?
Zidan: yes! It's my book! Where did you find this book?
Dera: when I accidentally bumping into you yesterday and you leave this book.
Zidan: oh, thank you! This book is a novel my artificial. I got an assignment from my professor to make this novel. 
Dera: huh? This book is a novel?
Sena: yes, why?
Dera: I think it's a true story.
Sena: not. Stories in this book is only written by me alone. This fiction.
Dera: oh, so..
Sena: OK, I go for now. I will give this novel manuscript to the lecturers yes. Bye!
Dera: (confused)

[Epilog: Dera realized that the book which tells about magic box is fiction. Hovever, when Zidan and alisa asked for requests in the box, their request were granted. So, finally we wondered whethee the book is fiction or true story?]




TERJEMAHAN

HUNTER’S BOX (Pemburu sebuah kotak)

[Prolog: Suatu hari, seorang gadis bernama Sena diberi tugas oleh dosennya untuk menulis sebuah fiksi. Setelah selesai, dia memberikan tugas itu kepada dosennya. Tetapi, gurunya mengatakan bahwa cerita fiksinya harus diperbaiki]

SCENE 1
(Sena disuruh oleh gurunya untuk membawa sebuah buku dan ransel di dimeja)
Guru: kamu harus menyelesaikan tugasmu secepatnya ya
Sena: Siap pak
Guru: oke, kalau begitu saya pergi dulu.
Sena: baik pak
(datanglah Dera sedang terburu-buru. Mereka bertabrakan)
Dera: maaf, saya tidak lihat (sambil membantu)
Sena: tidak apa-apa
Dera: (melihat sebuah buku yang tertinggal) wah ini bukunya satu ketinggalan..

SCENE 2
(ditempat kerja sedang main playstation)
Dera: Kenapa kalian tidak kerja?
Beni: Sedang tidak ada pelanggan bos.
Doni: Tenang bos, nanti siang, pasti banyak yang datang kesini.
Dera: oh iya, apa kalian pernah mendengar legenda kotak ajaib?
Beni: legenda kotak ajaib? aku baru mendengarnya.
Dera: lihat! Aku punya bukunya. Buku ini menyebutkan kalau kotak ajaib itu berada di sebuah danau dekat rumah kita.
Doni: dari mana bos dapat buku ini?
Dera: aku dapat buku ini dari seseorang..
Beni: itu kan cuma buku bos. Siapa itu hanya hoax?
Dera: aku tidak peduli. Aku ingin kalian besok ikut bersamaku ke danau untuk mencari kotak ini. Oke?
Beni & Doni: (kompak) tidak mau bos! Dera: baiklah, kalau kalian tidak mau ikut, bulan ini kalian tidak akan aku gaji.
Beni&Doni: (kompak) ya sudah, kami ikut bos.
(datanglah seorang wanita ke rumah makan)
Dera: lihat! Ada pelanggan, cepat layani!
Beni: oke bos! (mendatangi Zidan) pesan apa miss?
Zidan: aku pesan nasi goreng dan jus jeruk ya.
Beni: oke.. (menuliskan pesanan) ada lagi?
Zidan: tidak, itu saja.
Beni: baik, tunggu sebentar ya miss.

(mendatanginya bosnya yang sedang tidur di meja kerja)

Beni: bos! bangun bos!
Dera: ada apa?
Beni: aku menemukan sebuah kotak ajaib yang bos cari!
Dera: dimana?
Beni: (menujuk sebuah meja yang yang diduduki Zidan)
Dera: apa kamu yakin itu kotak ajaib yang sedang aku cari?
Beni: yakin bos! Sesuai dengan ciri-ciri yang ada dibuku itu. Kotak ajaib itu.. Persegi panjang, berwarna coklat dan bermotif burung.
Doni: yes! Berarti kita tidak perlu pergi ke danau!
Dera: kalau begitu, cepat bawa kotak itu! Beni: sebentar bos. Kotak itu milik wanita itu. Bagaimana kita mengambilnya?
Dera: oke, aku punya rencana. Dengarkan aku.. (berbisik). Apa kalian mengerti?
Doni&Beni: mengerti bos.
Doni: (membawakan pesanan) ini miss pesanannya.
Zidan: oke, terimakasih.
Doni: mmhh... tuan. Apa kamu mau lihat-lihat koleksi lukisan?
Zidan: emang disini ada lukisan?
Doni: ada miss.
Zidan: oke, boleh aku melihat lukisan itu? Kebetulan aku sangat suka dengan lukisan-lukisan.
Doni: mari tuan. Ikut saya.
(sementara itu, Beni diam-diam mendekati meja untuk mengambil kotak tersebut. Tapi ketika ia hampir mengambilnya, Zidan keburu datang. Rencana gagal)
Zidan: (mengangkat ponselnya yang berdering) maaf, saya buru-buru. Mungkin besok saja aku melihat lukisan-lukisannya. Bye!
Dera: (kecewa) yahh.. Rencana kita gagal. 
Beni&Doni: sorry bos.
Doni: tapi tenang bos. Sepertinya aku kenal dengan wanita itu.
Dera: siapa dia?
Doni: dia tinggal didekat rumahku.
Beni: jadi, kita akan menyelinap ke rumahnya, lalu mencuri kotak itu.
Dera: ide bagus!!!
[Dera, Doni, dan Beni punya rencana untuk mencuri kotak itu di rumah Zidan. Mereka akan mencuri kotak itu pada malam hari saat Zidan sedang tertidur]

SCENE 3
Alisa: (sambil berkaca) cepat tidur. Besok kamu kuliah kan?
Zidan: iya, bu. Aku tidur.
Alisa: (pergi keluar kamar)
(datanglah mereka bertiga: Dera, Doni dan Beni, menyelinap masuk dari jendela)

Dera: kita berpencar. Kalian cari disana.
Beni&Doni: oke bos.
(beni tak sengaja menekan tombol tv. Terdengar sebuah lagu)
Doni: shhtt... Cepat matikan.
Beni: (mematikan tv)
Zidan: (terbangun. Ngelindur) you are beautiful.. Beautifull.. Beautifull... (tidur lagi)
Doni: bos, aku menemukan kotaknya (mengangkat kotaknya)
Dera: oke, bagus. Ayo kita pergi. (masuk keluar jendela)
(Alisa masuk ke kamar)
Dera: tidak! Kita harus bersembunyi!
(mereka bertiga bersembunyi.)
Alisa: (membuka sebuah lemari) ahhhh!!! Siapa kamu!!!
Doni: (menutup mulut Alisa) shhtt..
(mereka menyekap mulut alisa dan mengikatnya pada sebuah tali, lalu mereka pergi keluar)

SCENE 4
Dera: (memegang kotak) ayo kita coba.
Boni: bagaimana caranya bos?
Dera: coba baca bukunya.
Doni: buku ini menjelaskan, bos harus mengetuk kotak ini 3 kali lalu sebutkan permintaan bos. Maka kotak itu akan mengeluarkan sesuatu yang bos inginkan.
Dera: oke akan aku coba. (mengetuk 3 kali) wahai kotak ajaib, aku minta perhiasan emas dan mutiara. (membuka kotak)
Doni: mana bos? Tidak ada apa-apa.
Beni: coba sekali bos.
Dera: (mengetuk 3 kali) aku minta perhiasan emas dan mutiara. (membuka kotak)
Beni: mana? Tidak ada mutiara dan emas
Dera: wah sialan! Tidak berguna! Aku buang saja kotak ini! (membuang kotak itu ke tong sampah)
(datang Zidan dan Alisa ke restoran)
Zidan: stop! Itu kotak aku kan? (merebut kotak). Dari mana kamu dapat kotak ini?
Beni: mhhh.. Anu.. Itu.. Aku membelinya di toko.
Zidan: bohong! Tadi pagi kotak ini hilang dan ibuku berkata semalam rumahku kemalingan. Tapi tak ada satupun barang yang hilang kecuali kotak ini! Kalian pasti yang mengambilnya.
Beni: bukan! Bukan! Jangan menuduh kami! Jangan menuduh bila kamu tidak punya bukti!
Zidan tapi, ini buktinya! Kotak ini ada pada kalian! (memanggil ibukunya) mommy!! Mommy!! Alisa: ada apa sayang?
Zidan: Ternyata semalam mereka yang maling ke rumah kita.
Alisa: wahh.. Sini kalian! (menjewer telinga Doni dan Beni
Dera: (kabur diam-diam)
Zidan: hei mau kemana kamu!!! (menjewer Dera)
Dera: ampun! Ampun!
(Zidan datang sambil membawa kotak tersebut)
Zidan: kotak ajaib. Aku ingin perhiasan dan mutiara. (membuka kotak) mom! Lihat!
Alisa: wahh.. Luar biasa! 

SCENE 5
(mendatangi wanita pemilik buku tersebut)
Dera: maaf, apakah ini buku kamu?
Zidan: iya! Ini bukuku! Darimana kamu menemukan buku ini?
Dera: ketika aku tak sengaja menabrak kamu kemarin lalu kamu meninggalkan buku ini.
Zidan: oh, terima kasih! Buku ini adalah novel buatanku. aku mendapat tugas dari dosenku untuk membuat novel ini. Terimasih banyak!
Dera: hah? Buku ini adalah novel?
Zidan: iya, kenapa?
Dera: aku mengira itu kisah nyata.
Zidan: bukan. Cerita yang ada dalam buku ini hanya karangan aku saja. Ini fiksi.
Dera: oh jadi begitu.
Zidan: oke, aku pergi dulu ya. Aku akan memberikan naskah novel ini ke dosen. Bye!
Dera: (bingung)

[Dera menyadari bahwa buku yang menceritakan kotak ajaib itu adalah fiksi. Namun, ketika Zidan dan Alisa meminta permintaan pada kotak itu, permintaan mereka dikabulkan. Jadi, akhirnya kita bertanya-tanya apakah buku itu memang fiksi atau kisah nyata?]


JANGAN LUPA SHARE KE:

Baca Juga:
Memuat...
 
Copyright © 2015 :Daffa Ardhan. Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Templates